Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ada Sekolah Kucing-kucingan Gelar PTM di Purbalingga, Ketua DPRD: Tindak Tegas

Ilustrasi PTM. (Freepik)

MURIANEWS, Purbalingga – Ketua DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan SH mendapati seringkali ada sekolah-sekolah yang ‘kucing-kucingan’ melakukan PTM tanpa adanya koordinasi dari Tim Gugus Tugas.

Oleh karenanya ia meminta agar Bupati bisa bersikap tegas terhadap sekolah yang melakukan praktik demikian.

Baca: Gelar PTM Sebelum Izin Turun, 90 Siswa SMP di Purbalingga Positif Covid

“Saya harap ini disikapi dengan tegas oleh Bupati, salah satunya bagi sekolah-sekolah negeri khususnya yang berani melakukan seperti itu tanpa adanya koordinasi mestinya diberi punishment,bila perlu berhentikan kepala sekolahnya,” katanya dalam siaran pers di laman Pemkab Purbalingga.

Ia menjelaskan, berdasarkan data cakupan vaksinasi dosis 1 Kabupaten Purbalingga masih berkisar 22%. Artinya jika melihat standarisasi kelayakan untuk melaksanakan PTM masih sangat mengkhawatirkan.

“Karena masih memungkinkan guru-guru yang mengajar itu juga belum divaksin dan resikonya kembali kepada anak-anak kita,” katanya.

Sebelumnya 90 siswa SMPN 4 Mrebet terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka diduga tertular saat mengikuti PTM selama dua pekan yang digelar pihak sekolah tanpa sizin tim gugus tugas.

Baca: MTs di Jepara dan SMP di Purbalingga Jadi Klaster Covid, PTM Ditutup

Mendapati puluhan siswa positif tersebut Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memerintahkan Dinas Kesehatan untuk segera melakukan test PCR kepada 90 siswa SMPN 4 Mrebet.

”Sebagian besar mereka hanya OTG (orang tanpa gejala,red), karena ini baru dilakukan rapid test antigen yang akurasinya 90%, untuk memastikan dari Dinkes akan melakukan tes PCR kepada 90 siswa,” katanya.

”Jadi nanti yang betul-betul dari hasil tes PCR positif itu yang melakukan isolasi terpusat,” imbuh Bupati, Selasa (21/9/2021).

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...