Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Komdis PSSI Sebut PSIS Terbukti Tak Bersalah

PSIS Semarang akhirnya terbukti tidak melakukan pelanggaran seperti yang dituduhkan. (facebook.com/harinuryulianto22)

MURIANEWS, Jakarta –Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menyatakan PSIS Semarang terbukti tidak bersalah. Pernyataan ini disampaikan Komdis PSSI setelah menggelar pembahasan dugaan pelanggaran regulasi yang dituduhkan dilakukan PSIS Semarang.

Komdis PSSI menggelar sidang pada Senin (20/9/2021) untuk membahas dugaan pelanggaran itu. Sebelumnya PSIS dituduh melakukan pelanggaran terhadap aturan pergantian pemain saat mereka menahan imbang 2-2 Persija Jakarta.

Pada pertandingan itu PSIS dipersalahkan karena diduga melakukan pergantian pemain diluar ketentuan. Meski tidak ada laporan masuk, dugaan ini berkembang di public sehingga akhirnya Komdis PSSI melakukan pembahasan.

Komdis PSSI menjelaskan bahwa PSIS Semarang tidak terbukti bersalah setelah menginvestigasi kasus ini dengan sejumlah bukti pendukung seperti flash report post match dari pengawas pertandingan, laporan wasit utama, laporan wasit keempat, dan keterangan general coordinator (GC).

Ketika melawan Persija, PSIS Semarang terlihat melakukan pergantian pemain dalam empat kali kesempatan. Hal itu jelas menyalahi aturan karena kesempatan penggantian pemain diberikan dalam 3 kali kesempatan saja.

BACA JUGA: PSIS Semarang Huni Posisi 4 Klasemen Sementara

Namun dari hasil investigasi, kejadian itu ternyata disebabkan karena kesalahan wasit keempat yang tidak memasukkan dua pemain secara berbarengan. Hal ini terjadi karena situasi dan kondisi yang ada di lapangan.

“Bahwa berdasarkan keterangan dari pihak terkait, ditemukan fakta bahwa sebenarnya pergantian pemain yang dilakukan oleh PSIS pada menit ke-63 dilakukan dalam satu slot pergantian berisi dua pemain. Itu dibuktikan dengan formulir pergantian pemain dan dipertegas oleh keterangan dari wasit cadangan,” tulis Komdis PSSI di situs resmi PSSI.

“Jadi ada masalah teknis memasukkan pemain berada di wilayah wasit cadangan yang berkoordinasi dengan wasit yang memimpin pertandingan. Berdasarkan data dan keterangan tersebut, Komdis PSSI menyatakan bahwa PSIS tidak melakukan kesalahan,” Demikian lanjutan pernyataan Komdis PSSI.

Berdasarkan Regulasi BRI Liga 1 tentang Regulasi Teknis Pasal 10 Pertandingan ayat 4a dan 4b, setiap tim diperbolehkan untuk mengganti lima pemainnya, namun maksimal dalam tiga kali kesempatan dan pergantian saat half time tidak mengurangi jatah kesempatan tersebut.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: PSSI

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.