Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Begini Kronologi Pelajar Pati yang Buang Bayinya di Bawah Jembatan

Kondisi bayi saat ditemukan di pinggi sungai. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Bayi yang dibuang di bawah jembatan sungai Dukuh Gebang, Desa Sumur, Kecamatan Cluwak, Pati, rupanya lahir tanpa pendampingan dari bidan atau pun dari dukun bayi. Hal itu diketahui setelah pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku pembuangan bayi tersebut.

Pelaku diketahui merupakan ibu bayi yang masih seorang pelajar dan berumur 16 tahun.

Kapolsek Cluwak AKP Tri Gunarso mengatakan, sebagaimana keterangan dari pelaku, bayi itu lahir pada Jumat (17/9/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada saat itu, ibu dari bayi tersebut perutnya terasa mulas. Merasa bayinya akan lahir, dia pun langsung lari ke ladang di belakang rumah.

“Pada saat itulah mungkin proses kelahiran terjadi. Kalau informasi sementara, dia melahirkan anaknya itu sendirian. Namun untuk kepastiannya, kami masih terus melakukan pendalaman,” katanya, Selasa (21/9/2021).

Setelah bayi tersebut lahir, ibu dari bayi itu berniat untuk membersihkan diri dan bayinya. Sehingga dia kemudian berjalan menuju sungai Dukuh Gebang.

Namun, pada saat hendak membersihkan diri, rupanya dia melihat ada orang yang lewat di sekitar sungai tersebut. Agar tidak ketahuan, dia pun lari dengan meninggalkan bayinya itu di pinggir sungai di bawah jembatan.

Baca: Ibu Bayi Dibuang di Jembatan Pati Masih Pelajar, Sang Bapak Misterius

Selanjutnya pada Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 09.15 WIB, Tholib yang merupakan petani desa setempat, hendak membersihkan badannya di sungai. Sampai di sungai, Tolib melihat ada bayi yang dibungkus dengan selembar kain.

Bayi tersebut ditinggalkan oleh pelaku di bawah jembatan. Agar tidak kepanasan, bayi itu ditempatkan di bawah pohon rembulung atau rumbia.

Tholib kemudian memberitahukan temuan bayi tersebut kepada perangkat desa setempat. Lalu, perangkat pun datang disusul bersama warga yang merasa penasaran.

Selanjutnya, bayi diserahkan ke bidan untuk dibawa ke Puskesmas Cluwak agar segera mendapatkan perawatan. Sebab, pada saat ditemukan, tali pusar bayi masih menempel. Kemudian pada tubuh bayi masih ada sisa darah.

Untuk jenis kelamin bayi sendiri adalah laki-laki dengan berat badan 2,4 kilogram dan panjang 48 sentimeter.

Baca: Kok Tega! Bayi Baru Lahir Dibuang di Bawah Jembatan di Pati

Tak berselang lama, polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku. Namun dari hasil pemeriksaan, ibu bayi tersebut ternyata tak begitu mengenal ayah biologis si bayi.

“Bersumber dari keterangan yang kami dapatkan, perempuan tersebut tak begitu mengenal sosok ayah dari bayi tersebut. Bahkan namanya saja dia mengaku tidak tahu,” terangnya.

Sementara yang bersangkutan kenal lelaki tersebut dari media sosial. Pada Januari lalu, dia bertemu dengan lelaki tersebut di daerah Kelet, Jepara dan melakukan hubungan terlarang.

“Setelah pertemuan itu, lelakinya tidak pernah muncul lagi. Sementara media sosial dan kontaknya semua telah diblokir,” tambahnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...