Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sudah Damai, PB SEMMI Akan Cabut Laporannya Pada Dinar Candy

DJ Dinar Candy. (Instagram/@dinar_candy)

MURIANEWS, Jakarta – Disk Jockey (DJ) Dinar Candy dan Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) akhirnya berdamai. Dengan kesepakatan itu, PB SEMMI akan mencabut laporan polisinya yang menjerat Dinar Candy.

Perdamaiannya dengan PB SEMMI itu pun membuat Dinar Candy lega. Sebab, masalah dirinya berbikini di pinggir jalan tak sampai ke pengadilan.

“Kali ini bersama SEMMI, Serikat Muslim Indonesia, yang kasus kemarin, kita damai ya kakak. Dan kakak-kakak bersedia mencabut laporan dengan syarat yang kakak ajukan,” ujar Dinar Candy dikutip dari Detikcom, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Kasus Dinar Candy Berbikini di Pinggir Jalan Berujung Damai

Pertemuan mediasi antara Dinar Candy dan PB SEMMI sendiri dilakukan di Polda Metro Jaya. Perdamaian itu juga disampaikan ke kepolisian dengan harapan laporan polisi PB SEMMI bisa dicabut.

“Jadi kita datang bersama Dinar yang statusnya menjadi tersangka, kami telah sepakat untuk berdamai dan surat keputusan kami terkait dengan perdamaian ini sudah disampaikan ke SPKT, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu. Lalu kepada kriminal khusus sudah disampaikan dan selanjutnya kita akan sampaikan juga ke Polres Jakarta Selatan, penyidik serta kasat reskrim untuk menyampaikan informasi ini,” imbuh Direktur LBH PB Semmi, Gurun Arisastra.

Dalam proses perdamaian itu, Gurun menegaskan tak ada hal-hal yang berbau uang. Perdamaian itu murni terjadi karena karena saling memaafkan. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh Dinar Candy.

“Adapun perdamaian ini ada pertimbangan, Dinar sudah ketemu saya tidak satu kali, berkali-kali Dinar menghadap kami dan kami melakukan perdamaian ini dengan beberapa poin yang Dinar harus sepakati,” ujar Gurun Arisastra.

“Yakni Dinar tidak mengulangi perbuatannya kembali, lalu Dinar bersedia memperbaiki dirinya. Dinar mengakui perbuatan yang dilakukan adalah perbuatan yang salah dan tidak sesuai dengan norma sosial dan budaya Indonesia yang luhur, Dinar berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama untuk menjaga moral dan norma dan generasi muda Indonesia,” tukas Gurun Arisastra.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Detikcom

Comments
Loading...