Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Chemistry Antar Pemain Persijap Belum Terlihat

Friska Womsiwor, penyerang sayap Persijap Jepara saat mendrible bola. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara- Kurang sepekan lagi Persijap Jepara mengarungi Liga 2 Indonesia. Tetapi, chemistry permainan antar pemain masih dinilai belum terlihat maksimal.

Meski kemarin Persijap menang besar 9-1 melawan Mitratama Senenan, namun dari segi permainan hasilnya belum memuaskan. Laga itu merupakan laga uji coba terakhir sebelum Persijap bertandang ke Solo pekan ini.

Belum maksimalnya permainan sangat terlihat dari tidak seimbangnya peran sayap kanan dan kiri. Di lini depan, ketajaman striker masih belum begitu terlihat. Para pemain tengah juga belum bisa maksimal dalam membagi bola ke berbagai lini, terutama ke sayap kanan dan kiri. Hal ini membuat pola permainan menjadi tidak variatif.

Selama persiapan menuju Liga 2, Persijap belum pernah melawan tim-tim yang setara atau di atasnya. Persijap hanya melawan tim-tim lokal bahkan tim level kecamatan. Ini berimbas pada belum terujinya lini belakang Laskar Kalinyamat.

Pelatih Persijap Jaya Hartono, tak menampik bahwa chemystri antar pemainnya memang belum terlihat. Alasannya, para pemain baru berkumpul beberapa hari terakhir.

BACA JUGA: Launching Bus Persijap, Bupati Jepara Gaungkan Semangat Naik Kasta

“Chemistry pemain masih jadi pekerjaan rumah kita. Terutama para pemain baru-baru,” kata Jaya Hartono, Selasa (21/9/2021).

Terkait dengan pemilihan tim lawan uji coba, Jaya Hartono mengatakan itu hanya untuk melatih skema permainan yang sudah dilatih dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Harapannya, para pemain juga berani memainkan bola.

Ditanya tim satu group mana yang paling berat, Jaya Hartono mengaku semua tim lawan berat. Sebab, jika dibandingkan dengan Laskar Kalinyamat, tim-tim lain sudah melakukan persiapan sejak lama dan matang.

“Kita masuk di tim A mau di tim B, itu semua berat. Karena apa, mereka semua dipersiapkan. Dan sudah lama. Kita ini waktunya Cuma satu bula,” terang Jaya Hartono.

Meskipun tim-tim lawan banyak dihuni mantan pemain Liga 1 atau papan atas, Jaya Hartono memastikan tidak gentar. Dirinya hanya tinggal mematangkan mental para pemain Laskar Kalinyamat.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi erje

Comments
Loading...