Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Luhut ‘Playmaker’ Jokowi, Ini Tugas-Tugasnya

Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan (kompas.com/Kristianto Purnomo)

MURIANEWS, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan kembali mendapatkan tugas baru dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia ditunjuk menjadi Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Tugas itu semakin meneguhkan Luhut sebagai seorang ‘Playmaker’ di era kepemimpinan Jokowi.

Luhut sendiri pernah menanggapi anggapan dirinya selalu jadi pilihan Presiden Jokowi. Itu diungkapkan saat diundang dalam podcast Deddy Corbuzier yang diunggah di akun YouTube Deddy Corbuzier dua bulan lalu.

Deddy awalnya bertanya mengapa Presiden Jokowi selalu menunjuk Luhut ketika muncul sesuatu yang genting. Di sana, Luhut menegaskan dirinya memiliki tugas yang sama dengan menteri-menteri lain.

“Nggak sih banyak yang lain, kalau itu kamu tanya sama presidenlah,” kata Luhut dikutip MURIANEWS, Senin (20/9/2021).

Luhut tidak merasa dirinya spesial. Luhut menduga dirinya ditunjuk Jokowi karena aspek kecocokan dengan pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Tapi saya ndak merasa juga… saya itu sama dengan menteri yang lain mungkin saya lebih tua dari banyak menteri, mungkin presiden melihat saya lebih cocok untuk ngerjain ini, ditugasin di sini,” ujar Luhut.

Dirangkum MURIANEWS, ada beberapa tugas sudah diemban Luhut di luar tugasnya sebagai Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves). Mulanya Jokowi menunjuk Luhut untuk menjadi Kepala Staf Kepresidenan.

Tak membutuhkan waktu lama, sekitar setahun kemudian, Luhut diangkap menjadi Menteri Koodinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam). Sekitar setahun kemudian dia digeser lagi menjadi Menko Marves.

Nah, di jabatan barunya ini, Luhut beberapa kali dipilih Jokowi untuk mengerjakan berbagai urusan, seperti menjadi koordinator penanggulangan Covid-19 dan terakhir, ditunjuk menjadi ketua tim Gernas BBI.

Berikut sejumlah tugas yang didelegasikan Jokowi kepada Luhut:

  1. Tugas Turunkan Kasus Corona di 8 Provinsi

Luhut mendapatkan tugas ini pada pertengahan September 2020. Saat itu, Jokowi meminta Luhut dan mantan Kepala Satgas Covid-19 Doni Monardo untuk menangani Corona di delapan Provinsi. Delapan provinsi itu yakni, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Papua.

 

  1. Koordinator PPKM Jawa-Bali

Tugas ini didapatkan Luhut saat kasus Covid-19 di Indonesia kembali ‘ngamuk’. Jokowi menunjuk Luhut untuk mengkomandoi penanganan Covid-19 di Jawa-Bali, sementara di luar wilayah itu dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Sementara, Jokowi menjadi panglima tertinggi.

 

  1. Wakil Ketua KPC-PEN

Sebelum mendapatkan tugas sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut ditunjuk menjadi wakil ketua Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Sementara, ketua KPC-PEN, Jokowi memercayakannya pada Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Itu tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

 

  1. Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan Danau Prioritas Nasional

Dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional yang diteken Jokowi 22 Juni 2021, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pengarah. Perpres itu menetapkan 15 danau prioritas nasional.

Tugas Luhut dibantu oleh Menko Perekonomian, Menteri PUPR, Menteri LHK, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

 

  1. Ketua Tim Gernas BBI

Jokowi juga menunjuk Luhut sebagai Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Hal itu tertuang dalam Keppres Nomor 15 Tahun 2021 tentang Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia itu diteken Jokowi 8 September 2021 sebagaimana salinannya dilihat detikcom, Senin (20/9/2021).

Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, yang selanjutnya disebut Tim Gernas BBI, berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Berikut ini susunan Tim Gernas BBI yang diketuai Menko Marinves.

 

 

Comments
Loading...