Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Puluhan Pasutri Ingin Adopsi Bayi Dibuang di Bawah Jembatan Pati

Bayi yang dibuang dirawat di Puskesmas Cluwak. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Sebanyak 34 pasangan suami istri (pasutri) berniat untuk mengadopsi bayi yang dibuang di bawah jembatan sungai Desa Sumur, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.  Namun, pihak Dinas Sosial (Dinsos) masih melakukan upaya seleksi terkait siapa yang berhak dan pantas untuk mengadopsi bayi tersebut.

Kepala Dinsos Kabupaten Pati Muchtar mengatakan, jumlah 34 pasangan calon yang akan mengadopsi bayi tersebut adalah berdasarkan data yang masuk dari Polsek Cluwak dan Dinas Sosial. Akan tetapi, data tersebut masih dibutuhkan seleksi kelayakan.

“Kami cek dulu data-datanya. Kalau memang memenuhi syarat adopsi, kami akan beritahu keluarga tersebut,” katanya, Senin (20/9/2021).

Menurutnya, memang ada banyak pasangan yang ingin mengadopsi bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut. Tidak hanya dari Pati, bahkan ada juga yang dari luar daerah. Mereka mengetahui informasi tersebut setelah membaca di berbagai berita.

“Sebagian besar warga Kabupaten Pati. Tapia ada juga yang dari Jepara, Semarang dan grobogan,” imbuhnya.

Baca: Kok Tega! Bayi Baru Lahir Dibuang di Bawah Jembatan di Pati

Terkait syaratnya sendiri, setidaknya calon orang tua angkat haru sehat jasmani dan rohani, kemudian usia paling rendah 30 tahun dan maksimal 50 tahun. Berstatus menikah paling singkat lima tahun dan tidak merupakan pasangan sejenis.

Kemudian pasangan tersebut tidak atau belum mempunyai anak atau hanya mempunyai satu anak. Calon orang tua angkat juga harus dalam keadaan mampu secara ekonomi dan sosial.

Baca: Tali Pusar Bayi yang Dibuang di Bawah Jembatan Pati Masih Menempel

Selain itu juga ada syarat administratif lain yang harus disertakan oleh calon orang tua angkat bagi yang dengan berat badan 2,4 kilogram tersebut. Semua syarat-syarat tersebut diserahkan kepada Dinas sosial untuk segera dilakukan pemrosesan.

“Kalau saat ini, posisi bayi masih kewenangan Polsek, karena masih ada penyidikan dan BAP. Nanti setelah itu, bayi akan diserahkan ke kami,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di bawah jembatan di  Desa Sumur, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Sabtu (18/9/2021). Saat ditemukan bayi diletakkan di dalam karung dan ditutupi kain.

Bayi tersebut juga baru dilahirkan, dan tali pusarnya juga masih menempel.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...