Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Rendahnya Pendidikan Dituding Jadi Biang Kemiskinan di Jepara

Salah satu penerima BLT dari kemensos saat mencairkan bantuan di Kantor Pos Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Angka kemiskinan di Kabupaten Jepara terbilang tinggi. Salah satu hal yang dianggap sebagai penyubur kemiskinan adalah rendahnya tingkat pendidikan masyarakat.

Angka kemiskinan di Jepara periode September 2020 tercatat 7,17 persen. Atau naik sebesar 0,51 persen dari tahun 2019 yang sebesar 6,66 persen.

Jumlah penduduk miskin mengalami kenaikan dari 83.500 jiwa menjadi 91.140 jiwa di tahun 2020.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, faktor utama meningkatnya angka kemiskinan di kotanya adalah banyaknya masyarakat yang berpendidikan rendah.

“Sebagian besar masyarakat miskin di Jepara berpendidikan SD sederajat,” kata Andi, Sabtu (18/9/2021).

Karena berpendidikan rendah, secara langsung maupun tidak langsung, keterampilan masyarakat menjadi terbatas. Andi menilai masih banyak penduduk miskin usia produktif belum mampu menjangkau berbagai peningkatan kapasitas ataupun keterampilan yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun nonpemerintah.

Baca: Jumlah Warga Miskin di Jepara Naik Jadi 91 Ribu Lebih

Bukan hanya itu, lanjut Andi, kemampuan masyarakat miskin terutama kelompok usia produktif dalam berwirausaha dan memanfaatkan potensi lingkungan terbilang rendah.

“Investasi besar di Kabupaten Jepara belum optimal menyerap tenaga kerja dari kelompok masyarakat miskin,” terang Andi.

Dalam menangani persoalan kemiskinan, Andi mengaku berhadapan dengan kondisi yang masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Selain itu menurut dia, angka kemiskinan Kabupaten Jepara yang menyentuh 7,17 persen, dirasa lebih berat dibandingkan saat harus menurunkan angka  kemiskinan dari level 15 persen ke angka 10 persen.

“Tapi kita tetap optimistis bisa melewati masa pandemi ini dan mengentaskan kemiskinan,” pungkasnya.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...