Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kok Tega! Bayi Baru Lahir Dibuang di Bawah Jembatan di Pati

Bayi yang dibuang dirawat petugas Puskesmas di Pati. (MURIANEWS/istimewa)

MURIANEWS, Pati – Bayi yang baru lahir ditemukan di bawah jembatan sungai di Dukuh Gebang, Desa Sukur, Kecamatan Cluwak, Pati, Sabtu (18/9/2021). Untungnya, saat ditemukan bayi tersebut dalam keadaan masih hidup.

Diduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya. Kapolsek Cluwak AKP Tri Gunasro mengatakan, kali pertama bayi tersebut ditemukan oleh Tolib (38) warga Desa Sumur RT 17 RW 03 Kecamatan Cluwak.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Tolib bersama dengan kawannya, yakni Supeno pergi ke sawah untuk membajak.

Kemudian sekitar pukul 09.15 WIB, Tholib pergi ke sungai untuk membersihkan badannya lantaran selesai membajak sawah. Sampai di sungai, Tolib melihat ada bayi yang dibungkus dengan selembar kain.

Bayi tersebut berada di bawah jembatan. Oleh yang membuang, agar tidak kepanasan, bayi itu ditempatkan di bawah pohon rembulung atau rumbia.

Melihat, itu, Tholib pun kemudian kembali ke sawah untuk memberitahukan kepada Supeno, agar Supeno dapat menghubungi anaknya yang merupakan perangkat Desa Sumur.

Setelah mendapatkan pemberitahuan itu, para perangkat desa setempat pun menuju lokasi dibuangnya bayi tersebut.

“Bayi langsung diambil oleh perangkat Desa Sumur dan kemudian dibawa ke balai desa setempat. Kemudian diserahkan kepada bidan,” katanya.

Baca: Pembuang Bayi dengan Mulut Diplester di Wonogiri Ternyata Ibu Kandung, Polisi: Pelajar SMK

Setelah diberikan ke bidan, bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Cluwak untuk mendapatkan perawatan.

“Kami masih menyelidiki siapa ayah dan ibu dari bayi ini. Untuk keadaan bayi, semuanya sehat. Untung segera diselamatkan oleh warga,” imbuhnya.

Untuk jenis kelamin bayi itu laki-laki dengan berat badan 2,4 kg dan panjang 48 sentimeter.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...