Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Puan Minta Nakes di Daerah Rawan Konflik Ditarik Sementara

Ketua DPR RI Puan Maharani (Instagram@puanmaharaniri)

MURIANEWS, Jakarta – Ada tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi korban kekerasan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua membuat Ketua DPR Puan Maharani geram. Puan pun meminta agar nakes di daerah rawan konflik ditarik sementara untuk memberikan keamanan pada para nakes.

Diketahui sebelumnya, dua nakes di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua ditemukan di jurang, Rabu (15/9/2021) sekitar 15.30 WIT. Keduanya sempat dinyatakan hilang usai serangan KKB yang membakar sejumlah fasilitas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, termasuk Puskesmas di sana dan menyerang enam tenaga kesehatan pada Senin (13/9/2021)

Dua nakes tersebut yakni, Gabriela Meilan yang ditemukan meninggal dunia dan Kristina Sampe Tonapa ditemukan masih hidup. Kristina Sampe harus mendapatkan perawatan medis usai dievakuasi. Atas kejadian tragis ini, Puan meminta semua elemen bangsa berkabung untuk Gabriela Meilan.

“Seraya agar aparat TNI terus menumpas habis para teroris KKB, supaya tidak ada Gabriela-Gabriela lain yang menjadi korban,” kata Puan dikutip dari Kompas.com, Sabtu (18/9/2021).

Kabar kematian Gabriela akibat serangan KKB itu membuat Puan miris. Sebab, sebelum meninggal dunia, KKB sempat melecehkan dan menganiaya Gabriela hingga kehilangan nyawanya.

Dalam situasi konflik apapun, ia menegaskan, para nakes bersama perempuan, anak dan jurnalis seharusnya adalah pihak yang tidak boleh menjadi sasaran kekerasan.

“Tapi Gabriela adalah seorang nakes dan juga seorang perempuan yang justru mendapat tindakan tidak manusiawi oleh teroris KKB, bahkan di saat dia menjalankan tugas-tugas kemanusiaannya. Ini kekerasan paling biadab!,” tegasnya.

 

Penulis: Zukifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...