Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bupati Jepara Perintahkan Dinkes Lebih Adil soal Vaksinasi di Sekolah

Bupati Jepara Dian Kristiandi mendampingi salah satu siswa madrasah yang sedang disuntik vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara telah menjalankan serbuan vaksinasi di kalangan sekolah. Namun, azas keadilan dalam pembagian vaksin antara sekolah swasta dan negeri dirasa timpang.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara sudah melaksanakan program vaksinasi di sekolah-sekolah. Dari 10 ribu dosis vaksin, 8 ribu dosis di antaranya digelontorkan kepada SMP negeri dan swasta.

Sedangkan, bagi Madrasah Tsanawiyah (Mts) hanya diberi 2.000 dosis. Setiap sekolah dijatah 100 dosis vaksin.

Menanggapi hal ini, Bupati Jepara Dian Kristiandi, mengintruksikan secara khusus kepada DKK Jepara untuk membagi vaksin secara merata di kalangan sekolah. Dia tidak mau ada pembedaan perlakuan pemerintah kepada sekolah swasta dan negeri. Terutama kepada madrasah.

“Dari awal intruksi saya kan, jelas. Bagi rata vaksin ke semua sekolah (SMP sederajat, red). Kalau misalnya ada seribu dosis, ya, bagi saja dengan adil antara sekolah swasta dan negeri. Jangan dibeda-bedakan,” tegas Andi, Kamis (16/9/2021).

Baca: Lima Ratus Santri Balekambang Jepara Divaksin Covid-19

Selain kepada DKK Jepara, Bupati Juga mengintruksikan kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara untuk adil dalam mengakomodir vaksinasi di sekolah. Andi meminta Disdikpora membuka komunikasi intensif dengan Kementrian Agama (Kemenag) Jepara untuk menginventarisir kebutuhan vaksin di kalangan madrasah.

Meski demikian, Andi mengakui bahwa droping vaksin Kabupaten Jepara bergantung pada kiriman dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan, jumlah vaksin yang diberi pun tidak diketahui secara pasti.

“Masalahnya kan stok vaksin itu tidak selalu banyak. Kita mengandalkan dropping dari Dinkes Provinsi. Kalaupun kita diberi vaksin banyak, tentu akan langsung kita suntikkan segera,” tandas Andi.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...