Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Petani  Minta Pemerintah Stabilkan Harga Kacang Hijau

Petani saat memanen kacang hijau di lahan (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Memasuki panen raya komoditas kacang hijau, para petani di Kabupaten Pati tak ingin harganya menurun. Mengingat, harga kacang hijau tahun ini sudah bagus, yakni di angka Rp 16.500 per kilogram dibandingkan beberapa tahun sebelumnya yang hanya Rp 10.000.

Karena itu, para petani meminta agar pemerintah dapat  menyetabilkan harga tersebut agar tidak kembali terpuruk.

Salah seorang petani kacang hijau di Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, Pati, Kusnadi mengatakan, stabilisasi harga ini memang sangat penting untuk menjaga kelangsungan hidup para petani kacang hijau.

Sebab, apabila tidak ada keketapan harga terendah, dikhawatirkan harga komoditas tersebut akan kembali mengalami penurunan.

“kami sangat senang kalau ada stabilisasi harga. Setidaknya ada harga eceran terendah lah agar kami bisa aman,” katanya, kamis (16/9/2021).

Menurutnya, petani bisa aman apabila harga kacang hijau tersebut berada di angka Rp 15.000 per kilogram. Di bawah itu, petani tidak bisa mendapatkan apa-apa. Hal ini mengingat ongkos produksi yang dikeluarkan juga cukup banyak.

Baca: Sepuluh Tahun Terpuruk, Panen Kacang Hijau di Pati Mulai Menggembirakan

Belum lagi apabila terjadi banjir, banyak petani kacang hijau yang tidak panen lantaran tanamannya membusuk. Kalaupun bisa panen hanya mendapatkan beberapa kuintal saja. Selain itu, untuk perawatan juga cukup susah.

“Harus rutin mengecek. Kalau ada hama, itu yang sulit dikendalikan. Apabila daun kacang hijau sudah diserang hama, itu sudah alamat gagal panen. Tetapi tahun ini banyak yang tanamannya bagus-bagus,” ujarnya.

Untuk satu hektare lahan, setidaknya mengeluarkan biaya hingga Rp 8 juta bahkan sampai lebih untuk penanaman, perawatan hingga masa panen. Jumlah tersebut sudah termasuk membayar pekerja yang memetik secara manual kacang hijau saat panen.

“karena itu, kalau harganya stabil, minimal kami masih bisa mengembalikan ongkos produksilah. Tapi semoga harganya naik, karena kalau turun lagi, kasihan petani juga,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...