Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Klinik Sukun Juga Tak Tahu Akan Ada Vaksinasi Pelajar di Tempatnya

Santri Ponpes Yanbu’ul Quran Menawan mengikuti vaksinasi dosis pertama di KPSG, beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kepala SMP baik negeri maupun swasta agar siswanya mengikuti vaksinasi yang digelar PT Djarum 20 September sampai 22 Oktober 2021.

Dalam surat edaran tersebut Klinik Pratama Sukun Group (KPSG) menjadi salah satu klinik yang ditunjuk menjadi lokasi vaksinasi.

Namun ternyata, hingga saat ini Sukun belum mengetahui mengenai adanya vaksinasi seperti yang tertera dalam surat yang telah diedarkan oleh Disdikpora Kudus tersebut.

KPSG memang telah beberapa kali mengelar vaksinasi Covid-19 baik untuk lansia, masyarakat umum, hingga pelajar. Namun soal vaksinasi pelajar seperti yang ada dalam surat edaran Disdikpora belum ada pembicaraan.

“Kami belum tahu adanya vaksinasi seperti isi surat tersebut. Dinas juga belum menghubungi kami soal ini. Tidak ada koordinasi sama sekali,” kata Humas Tim Vaksinasi Sukun Group Deka Hendratmanto, Rabu (15/9/2021).

Pihaknya sendiri mengaku terkejut setelah mengetahui informasi vaksinasi tersebut yang salah satu lokasinya di KPSG. Beberapa orang menurutnya juga sudah ada yang menanyakan kebenaran surat tersebut. Bahkan, ada yang langsung mendaftarkan putra/putrinya.

“Kami kaget juga tahu info itu dari group WhatsApp. Bahkan, ada yang japri dan forward surat edaran itu ke kami, dan ada juga yang langsung mendaftarkan anaknya,” ucap pria yang juga menjabat Secretary Corporate PR Sukun itu.

Baca: Kadisdikpora Kudus Keluarkan Edaran soal Vaksinasi Pelajar

Menurutnya, Disdikpora terkesan gegabah dalam memberikan informasi tersebut. Seharusnya dinas memastikan terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait sebelum menyebarluaskan. Apalagi, vaksinasi pelajar dalam surat tersebut belum jelas kuotanya.

“Idealnya dinas mengajak diskusi dulu lah. Jangan sepihak seperti ini. Kesannya kok dinas terlalu spekulatif dan sembrono ya. Bahkan kalau kita baca suratnya anak-anak sudah disuruh daftar di aplikasi Halodoc. Vaksinnya saja belum jelas itu dari mana, berapa dosis, dan kapan pelaksanaannya,” imbuhnya.

Baca: Edaran Sudah Tersebar, Pengelola Lokasi Ini Tak Tahu Jadi Tempat Vaksinasi Pelajar Kudus

Diberitakan sebelumnya, Ketua YM3SK KH Em Nadjib Hasan juga menyebut, belum mengetahui informasi adanya vaksin yang akan digelar di eks Radio Manggala itu. Bahkan pihaknya mengaku kaget, lantaran tiba-tiba ada orang yang datang untuk bertanya soal vaksinasi.

Kini, pihaknya  masih menunggu adanya koordinasi dari penyelenggara. Berbeda dengan SMK Wisuda Karya yang mengaku sudah mengetahui adanya vaksinasi tersebut.

Bahkan, sudah ada sejumlah perwakilan penyelenggara yang meninjau langsung lokasi sekolahan. Dan sekolahan pun sudah mempersiapkan beberapa ruang.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...