Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Cegah Insiden Lapas Tangerang Terulang, Rutan Kudus Lakukan Ini

Petugas Rutan Rutan Kelas IIB, Kudus berlatih memadamkan api, Rabu (15/9/2021). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang beberapa waktu lalu hingga menyebabkan puluhan napi tewas, menjadi pelajaran serius berbagai pihak. Rabu (15/9/2021) Rutan Kelas IIB Kudus melakukan pelatihan penanganan kebakaran, agar kasus kebakaran di penjara tak terulang.

Pelatihan itu menggandeng pihak Damkar. Pengamatan MURIANEWS, ada tiga drum yang disiagakan untuk pelatihan penanganan kebakaran.

Lalu, masing-masing petugas rutan bergantian dilatih memadamkan menggunakan karung yang basah.

“Tujuannya sebagai deteksi dini supaya teman-teman tahu cara memadamkan api sembari menunggu petugas damkar datang,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Suprihadi.

Menurutnya, ada 18 peserta dari rutan yang mengikuti pelatihan ini. Mereka terdiri dari petugas pengamanan rutan, petugas pelayanan tahanan, dan petugas kepegawaian.

Sementara itu, Kabid Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kudus, Rinardi Budianto menjelaskan, kegiatan yang diberikan merupakan pelatihan dasar.

“Intinya bagaimana meminimalisir ketika terjadi bencana. Baik itu meminimalisir korban maupun kerugian,” ujarnya.

Baca: Ternyata Lapas Kelas I Tangerang yang Terbakar Overkapasitas

Lebih lanjut, menurut dia pihaknya memiliki tugas untuk memberdayakan masyarakat. Dia menunjukkan cara memadamkan api secara konvensional menggunakan karung basah untuk memadamkan sumber api yang kecil.

“Kami juga memberikan sosialisasi teknik menggunakan APAR (alat pemadam api ringan). APAR ini juga penting dan harus ada di semua jenis bangunan,” terangnya.

Menurut dia ketersediaan APAR harus ada di setiap 100 meter di sebuah bangunan. Sehingga dapat meminimalisir kerugian akibat terjadinya kebakaran.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...