Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ternyata Begini Kronologi Video Viral Polantas Hentikan Pemotor Hingga Terjatuh di Semarang

Viral pemotor jatuh saat dihentikan paksa polisi Semarang. (Foto: dok akun IG @alvinlie21)

MURIANEWS, Semarang – Video viral polisi lalu lintas (Polantas) yang menghentikan pengendara motor hingga terjatuh di Semarang yang diunggah akun Instagram @alvinlie 21, mendapat respon dari Polda Jateng. Apalagi, video tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen.

Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy membenarkan kejadian tersebut memang terjadi pada 13 September 2021 sekitar pukul 16.30 WIB, sore hari. Untuk lokasinya berada di jalan Pemuda, tepatnya di traffic light simpang PLN.

Baca: Viral Video Polantas Hentikan Pemotor Hingga Jatuh di Semarang

Ia menjelaskan, kejadian berawal saat anggota Polrestabes Semarang, Bripka Mulyadi melihat motor yang dikendarai Faizal tidak dipasangi plat nomor. Selain itu, motor yang digunakan tidak dilengkapi spion dan knalpot standard.

“Pengendara motor saat dihampiri, malah berusaha melarikan diri. Secara refleks petugas memegang tangan pengendara agar menghentikan laju motornya,” katanya.

“Namun yang terjadi kemudian, kondisi motor tidak seimbang dan akhirnya pengendara serta pemboncengnya terjatuh. Tidak ada niat mendorong dan murni diluar kesengajaan,” ungkap Kabidhumas di laman Humas Polri, Rabu (15/9/2021).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Alvin Lie (@alvinlie21)

Usai pengendara terjatuh, Bripka Amir juga langsung menolong saudara Faizal dan wanita yang diboncengnya.

Saat ini, tambah Kabidhumas, permasalahan tersebut telah dikoordinasikan dan ditangani oleh Sipropam Polrestabes Semarang.

“Permasalahan antara petugas dan saudara Faizal Nugroho sudah selesai secara kekeluargaan. Bahkan saudara Faizal sampai mencium tangan Bripka Amir saat bersalaman,” tambah Kombes M Iqbal.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...