Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ambil Kiriman Narkoba dari Malaysia bersama Anak Istri, Pria di Semarang Ditangkap Polisi

Ilustrasi

MURIANEWS, Semarang – Polda Jawa Tengah mengamankan seorang pria berusia 24, berinisial AP. Bapak satu anak itu diamankan polisi saat mengambil sabu-sabu seberat 100 gram yang dikirim dari Malaysia bersama anak dan istri di wilayah Gayamsari, Senin (13/9/2021).

Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian, mengatakan AP ditangkap seusai mengambil paket sabu-sabu yang disembunyikan di dalam kotak teh kemasan. Kotak teh itu diambil AP di bawah pohon yang terletak di wilayah Gayamsari.

“Tim kami mendapat informasi kalau terlapor [AP] akan melakukan transaksi narkoba. Tim kemudian membuntuti terlapor yang naik sepeda motor bersama istri dan anaknya,” ujar Lutfi dalam keterangan tertulis, Rabu (15/9/2021).

Baca: Dua TKW Ilegal Selundupkan Sabu 2 Kg dari Malaysia ke Solo

Sesampainya di lokasi, AP berhenti dan mengambil bungkusan teh kemasan di bawah pohon. Tim pun langsung menyergap AP dan membuka bungkusan teh itu.

“Ternyata di bungkusan teh itu ada narkoba jenis sabu-sabu seberat 100 gram,” ungkap Lutfi.

Lutfi menambahkan, pengungkapan kasus narkoba yang dijalankan AP itu berawal dari laporan masyarakat terkait adanya transaksi narkoba di wilayah Gayamsari, Kota Semarang. Aparat kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu pekan.

Selain menangkap AP, Ditresnarkoba Polda Jateng juga mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu- sabu yang dikirimkan seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Baca: Keren, Kulit Kapuk Antarkan Siswa SMA PGRI 2 Kayen Raih Emas di ISIF 2020

Narkoba jenis sabu-sabu seberat 342 gram itu dikirim melalui Semarang kepada dua kakak beradik, ASH(18) dan MY (26)  di wilayah Sumenep, Jawa Timur (Jatim) pada 9 September 2021.

“Sabu-sabu itu dikirim kepada tersangka dari ibu mereka yang bekerja sebagai TKI di Malaysia,” jelas Lutfi.

Lutfi mengatakan pengungkapan kasus pengiriman sabu-sabu dari Malaysia itu merupakan kerja sama antara kepolisian dengan Bea Cukai Tanjung Emas Semarang. Barang haram dari Malaysia itu diselundupkan melalui paket dengan tujuan ke Madura.

“Kami akan terus berkomitmen dengan Bea Cukai Tanjung Emas dalam memberantas peredaran narkoba. Apa pun bentuknya narkoba ini musuh negara yang bisa membahayakan generasi penerus,” jelasnya.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...