Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tim Bulutangkis Jateng Dijejali Pemain Cipayung

Indah Cahya Sari Jamil saat bertanding di Caffino Superliga Junior 2019 lalu. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Skuad bulutangkis Jawa Tengah yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua 2021, dijejali atlet Pelatnas Cipayung. Dari total 12 atlet, yang bergabung, sepuluh di antaranya merupakan atlet berlabel Pelatnas.

Sebanyak 12 atlet bulutangkis akan memperkuat Tim Jawa Tengah di PON XX Papua, beberapa diantaranya berasal dari klub Djarum Kudus. Rinciannya delapan berasal dari Kudus, sedangkan sisanya berasal dari Karanganyar, Kota Semarang, dan dua atlet dari Kabupaten Banyumas.

Mereka yang merupakan atlet Pelatnas Cipayung adalah Daniel Marthin, Rinov Rivaldy, Leo Rolly Carnando, Indah Cahya Sari Jamil, dan Bobby Setiabudi. Kemudian Ribka Sugiarto,
Siti Fadia Silva Ramadhanti, Bagas Maulana, Aisyah Sativa Fatetani, dan Nandini Putri Arumni.

BACA JUGA: PB Djarum Launching Merchandise Store Bulu Tangkis

Sedangkan dua atlet non Pelatnas ada Alberto Alvin Yulianto dan Bagas Kristianto Nugroho. Sedangkan manajer diisi oleh Pujiasto (Kudus) dan pelatih diisi Dionysius Hayom Rumbaka (Kudus).

Jajaran tim pelatih juga diisi nama lain. Seperti Dharma Gunawi sebagai pelatih, Lukman Hakim sebagai asisten pelatih, Rendra Wijaya sebagai asisten pelatih, dan Basuki sebagai Technical Support.

Manajer bulutangkis PON Jawa Tengah, Pujiasto menjelaskan, sebanyak 12 atlet itu nantinya akan berlaga di tujuh nomor pertandingan. Terdiri dari nomor tunggal putra, nomor tunggal putri, nomor ganda putra, nomor ganda putri, nomor ganda campuran, nomor beregu putra, dan nomor beregu putri.

“Keinginan saya sih di tujuh nomor yang dipertandingkan itu bisa meraih medali emas semua. Walaupun memang ada beberapa lawan berat seperti DKI dan Jawa Barat. Karena dua provinsi itu juga dihuni atlet Pelatnas juga,” katanya, Selasa (14/9/2021).

Pujiasto melanjutkan, nama-nama tersebut masih bisa saja berubah. Sebab, hal itu juga bergantung pada atlet apakah akan dipanggil untuk berlaga di even lain atau tidak. Menurut Pujiasto, ada even seperti Thomas Cup, Uber Cup, dan Sudirman Cup yang kemungkinan juga diikuti beberapa atlet tersebut.

“Kalau di PON ini tidak ada perubahan, saya yakin minimal bisa meraih dua atau tiga emas. Tetapi kalau ada perubahan karena atlet dipanggil berlaga di Thomas Cup, Uber Cup, atau Sudirman Cup, saya rasa satu medali emas bisa kami bawa pulang,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...