Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tak Kuat Ladeni di Ranjang Jadi Motif Suami di Rembang Nikahkan Lagi Istrinya

Polisi menunjukkan dokumen palsu yang digunakan tersangka untuk menikahkan istrinya. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Rembang –  Sucipto, seorang perangkat di Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang nekat membuat dokumen palsu agar istrinya Badriyah bisa menikah lagi dengan laki-laki lain.

Selain soal utang, masalah ranjang juga jadi alasan pria ini mengizinkan istrinya kawin lagi. Pengakuannya pada polisi, sang suami tak bisa memuaskan istri di ranjang.

“Selain faktor ekonomi, dari hasil pemeriksaan kemungkinan adalah karena kurang puasnya si istri atas pelayanan suami,” kata Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan saat konferensi pers kemarin.

Sucipto sendiri merupakan salah seorang perangkat Desa Sendangsari, Kecamatan Lasem sebagai dalang dari pemalsuan dokumen istrinya tersebut. Istrinya, yakni Badriyah yang juga merupakan salah seorang kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merasa tidak keberatan dengan apa yang direncanakan oleh suaminya tersebut.

Setelah istrinya berhasil menikah dengan AK, setiap pekan istrinya diberikan uang sebesar Rp 450 ribu. Namun,oleh Badriyah uang tersebut rupanya diberikan kepada Sucipto.

Sementara AK, selama ini tidak tahu kalau Badriah yang menggunakan nama IC itu sudah bersuami.

“Tujuannya adalah si AK ini memberikan nafkah kepada istri tersangka. Yang sudah berjalan, per minggu diberi Rp 450 ribu,” imbuhnya.

Baca: Perangkat Desa di Rembang Palsukan Dokumen Agar Istrinya Bisa Nikah Lagi

Kasat reskrim Polres Rembang AKP hery Dwi Utomo menambahkan, dari penyidikan yang dilakukan selain karena faktor ekonomi, Badriyah juga kurang puas dengan layanan suami. Kendati demikian, Badriyah berusaha keras untuk tetap mempertahankan hubungan keduanya.

“Pengakuan korban yang dinikahi oleh Badriyah ini juga merujuk kepada hal tersebut. Mengaku bahwa Badriyah ini semalam bisa minta sampai lima kali,” tandasnya.

Sementara Sucipto saat dimintai keterangan mengaku melakukan pemalsuan tersebut lantaran himpitan ekonomi. Dirinya juga mempunyai utang yang cukup banyak, sehingga dengan nekat menikahkan istrinya tersebut kepada orang lain.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...