Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dua ABG di Jepara Dirampok saat Main Game di Pos Kamling

Polisi mengamankan pelaku perampokan di Mayong Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dua anak baru gede (ABG) di Jepara menjadi korban perampokan saat asyik bermain game di pos kamling. Korban tak bisa melawan lantaran pelaku menodongkan senjata tajam.

Pertiswa itu terjadi pada 3 Agustus 2021 lalu sekitar pukul 00.15 WIB. Tepatnya di pos kamling tepi jalan umum di RT 05/RW 09 Desa Mayonglor, Kecamatan Mayong, Jepara.

Kedua korban yakni Muhammad Arya Pangestu (14), warga Ulil Absor (15), keduanya warga Desa Mayonglor.

Setelah dilaporkan, polisi langsung melakukan penyelidikan, dan membuahkan hasil.

Kapolres Jepara AKBP Warsono, menyatakan pelaku berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Mayong bersama Satreskrim Polres Jepara pada Senin (13/09/2021) dini hari.

Pelaku yang ditangkap ada dua orang. Yakni Ahmad Zenal Qirom alias Kucrit (19) warga Desa Jatisari, Kecamatan Nalumsari, Jepara. Dan Resa Novianto alias Paejan (21) warga Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari, Jepara.

Warsono menjelaskan, aksi perampokan itu terjadi saat kedua korban bersama temannya duduk di pos kamling pinggir jalan umum sedang asyik main game. Tiba-tiba dihampiri tersangka yang berboncengan mengendarai sepeda motor.

Tersangka dua orang tersebut memiliki peran yang berbeda. Di mana Zaenal masih di atas sepeda motornya. Dia bersiap-siap di atas sepeda motor dalam keadaan mesin hidup.

Kemudian tersangka Resa turun menghampiri korban sambil menodongkan senjata tajam.

“Tanpa banyak bicara tersangka langsung mengambil paksa dua unit HP milik korban,” kata Warsono, Senin (13/9/2021).

Kemudian setelah berhasil mengambil HP milik korban selanjutnya tersangka melarikan diri mengendarai sepeda motornya. Atas kejadian tersebut, para korban melaporkan kejadian ke Polsek Mayong dan mengalami kehilangan HP miliknya dengan kerugian sekitar Rp 3, juta.

Setelah mendapatkan beberapa bukti, kemudian tim opsnal Polsek Mayong dibantu tim Resmob Polres Jepara bergerak melakukan penangkapan terhadap tersangka Zaenal.

Kemudian tim melaksanakan pengembangan kasus mengejar tersangka kedua yakni RN. Dari kedua tersangka anggota berhasil mengamankan barang bukti 1 unit HP merk Realme C21 dan 1 unit SPM yang digunakan pelaku saat beraksi.

Baca: Berbekal Loker Fiktif, Pria Beristri Rampok dan Perkosa Wanita Muda di Pekalongan

Warsono menambahkan, atas tindakan tersebut para tersangka dikenai pasal 365 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Dari hasil pemeriksaan, dua tersangka itu mengaku telah melakukan beberapa kali tindakan curas. Masing-masing dua tempat kejadian perkara (TKP) di Mayong, dua TKP di Nalumsari, dan tiga TKP di Kudus.

Selain melakukan tindak pidana Curras, tersangka juga melakukan tindak penganiayaan yang dilakukan secara bersama sama atau pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam dengan pembacokan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Welahan.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...