Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Gugatan Sengketa Pengisian Sekdes Godo Pati Ditolak PTUN

Nimerodi Gulo memberikan keterangan kepada soal sengketa pengisian Sekdes Gudo, Pati. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang menolak gugatan yang diajukan Agil Trimulyo, dalam sengketa pengisian Sekretaris Desa (Sekdes) Gudo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Penolakan tersebut tertuang dalam putusan bernomor 38/G/2021/PTUN.SMG.

Untuk diketahui, Agil Trimulyo merupakan satu dari 16 warga yang menjadi peserta seleksi calon perangkat Desa Gudo 2020 lalu. Pengisian perangkat desa itu terdiri atas empat formasi, yakni sekdes, kepala seksi pemerintahan, kepala Dusun Selowire, dan kepala urusan perencanaan.

Sementara Agil Trimulyo merupakan satu di antara lima peserta seleksi calon sekdes. Adapun peserta lain yakni Liya Anis Istanti, Yogha Mahatva, David Silvianto, dan Dika Hery Saputro.

Pada tahap penghitungan skor jasa pengabdian dan skor ujian, David Silvianto dan Agil Trimulyo memiliki skor sama. Namun, David unggul pada nilai ujian, sehingga ditetapkan sebagai peringkat pertama, dan Agil rangking dua.

Saat tahapan penyekoran itu tidak ada komplain atau keberatan sehingga diajukan camat, bersamaan dengan hasil seleksi pada formasi perangkat desa yang lain. Camat pun mengeluarkan rekomendasi, bahwa David Silvianto untuk diangkat dan ditetapkan sebagai sekdes.

David ditetapkan sebagai sekdes melalui Keputusan Kepala Desa Godo Nomor 141.32/15 tahun 2020. Surat keputusan dikeluarkan Kades Godo Suwondo pada 17 Desember 2020.

Adapun tahapan seleksi dimulai pada 13 Oktober 2020 (pendaftaran) dan berakhir 17 Desember 2020 (pelantikan).

Namun, setelah pelantikan tersebut, Agil merasa tidak terima dan mengajukan gugatan ke PTUN Semarang, dengan obyek sengketa putusan Kades Gudo tersebut. Setelah persidangan berjalan, majelis hakim memutuskan menolak gugatan yang diajukan Agil tersebut.

Nimerodi Gulo, Kuasa hukum Kepala Desa Godo mengatakan, pihaknya selaku tergugat telah siap jika ada upaya hukum lanjutan dari penggugat.

Baca: Geger, Ratusan Calon Perangkat Desa di Grobogan Ramai-Ramai Tandatangani Petisi Pembatalan Seleksi

Namun, dia meyakini jika tidak ada dasar lagi untuk mengajukan banding. Selain itu, pihak Agil juga dianggap tidak mempunyai kedudukan hukum (legal standing) lagi.

“Majelis hakim menerima eksepsi kami, bahwa gugatan yang diajukan penggugat telah melewati tenggat waktu. Sesuai peraturan perundang-undangan, gugatan dapat diajukan paling lama 90 hari setelah mengetahui objek gugatan, tetapi ini lebih dari batas waktu tersebut,” ujarnya, Senin (13/9/2021).

Sementara David sebagai tergugat II intervensi melalui kuasa hukumnya Yunantyo Adi S mengaku tidak sepatutnya skor dipersoalkan setelah tahapannya berlalu. Itu lantaran telah diatur dalam Peraturan Bupati Pati Nomor 45 tahun 2020.

Dihubungi melalui pesan singkat Ali Purnomo, kuasa hukum Agil Trimulyo menyatakan memiliki rencana mengajukan banding atas putusan PTUN Semarang tersebut. Pihaknya kini masih menunggu salinan putusannya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...