Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Persiku Masih Banyak Pekerjaan Rumah

Pemain Persiku saat berlatih di Stadion Wergu Wetan, Kudus belum lama ini. (MURIANEWS/Vega Ma’aril Ula)

MURIANEWS, Kudus – Persiku Kudus dinilai memiliki tren positif selama menjalani laga uji coba. Meski demikian, Pelatih Persiku Cucun Sulistyo mengaku belum puas dan masih melihat ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikannya.

Persiku sejauh ini sudah melakoni beberapa laga uji coba. Diantaranya menang 3-0 atas Mitsubishi. Kemudian juga menang dengan skor yang sama atas Akademi Sepak Bola Tugu Muda Indonesia (ASTI) Kudus.

Berikutnya juga meraih kemenangan 4-0 atas PS Welahan, Jepara. Terakhir, Persiku menang saat beruji coba di kandang Persekap Kabupaten Pekalongan, pekan lalu dengan skore 1-0.

“Kalau melihat hasil yang didapat memang ada progres. Anak-anak juga sudah bisa mengaplikasikan instruksi saya di lapangan. Tapi masih ada beberapa kelemahan seperti first touch anak-anak saat menerima umpan,” katanya, Senin (13/9/2021).

BACA JUGA: Dua Pemain Senior Sudah ‘Deal’ dengan Persiku

Pekerjaan rumah lainnya, menurut Cucun adalah masalah transisi dari menyerang ke bertahan yang juga dirasa belum bagus. Menurutnya, ketika anak asuhnya kehilangan bola masih belum bisa melakukan pressing secara kolektif.

Tidak berhenti di situ, pelatih berlisensi B AFC itu menilai gaya bermain anak asuhnya saat menghadapi Persekap Kabupaten Pekalongan masih belum bagus. Pasalnya, hanya mengandalkan permainan bola-bola panjang.

“Masih belum ada chemistry antara pemain belakang, tengah, dan depan. Saya inginnya itu bermain sebagai tim sebelas orang dengan bola-bola pendek,” ungkapnya.

Ditanya soal performa lini belakang yang sejauh ini masih bisa mencetak cleansheet, Cucun menilai pihaknya enggan menjadikan hal itu sebagai tolak ukur. Sebab, lini belakang juga masih memiliki banyak pekerjaan rumah.

“Belum bisa dijadikan tolak ukur. Saya juga belum puas dengan lini belakang saat ini. Karena aliran bola dari belakang ke tengah dan depan masih belum bagus. Saat ditekan lawan juga lini belakang belum bisa nyaman,” ungkapnya.

Saat ini di Persiku sudah ada tiga pemain senior. Masing-masing Zaenal Arifin alias Cheng yang berposisi sebagai pemain depan, Nanto eks Persibas Banyumas yang berposisi sebagai gelandang dan Okta Wahyu yang berposisi sebagai kiper.

“Rencana akan menambah pemain senior lagi. Terutama di posisi penyerang dan bek tengah,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...