Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Rumah Adat di Karimunjawa Akan Dipertahankan

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengunjungi permukiman Suku Bugis di Desa Kemujan, Karimunjawa. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara– Bupati Jepara Dian Kristiandi berkomitmen untuk tetap mempertahankan rumah-rumah adat di Kepulauan Karimunjawa. Ini dilakukan untuk tetap merawat khazanah yang diwariskan para leluhur.

Diketahui, di Karimunjawa ada berbagai suku. Seperti Suku Bugis, Madura, Jawa, Bajo, dan Mandar. Setiap suku itu tetap hidup dengan identitas kesukuan masing-masing. Salah satu identitas yang masih kentara adalah rumah adat.

Saat berkunjung ke Desa Kemujan, Andi menjumpai masyarakat Suku Bugis yang sebagian masih tetap tinggal di rumah panggungnya. Sayangnya, kini tinggal sekitar 20-an rumah panggung khas Suku Bugis yang masih ada.

Ada berbagai alasan mengapa masyarakat sekarang memilih membangun rumah modern ketimbang mempertahankan rumah panggung. Antara lain rumah modern lebih mudah pembangunannya. Kalangan muda-lah yang lebih banyak memilih rumah modern.

BACA JUGA: Bupati Jepara Akan Tambah Trip Penyeberangan ke Karimunjawa

“Memang, rumah adat di Karimunjawa ini tinggal sedikit. Dan ini jangan sampai kita biarkan. Nanti kalau sudah hilang, kita akan kehilangan khazanah budaya luhur,” kata Andi, Minggu (12/9/2021).

Andi melihat, sebenarnya jika rumah adat eksistensinya dipertahankan, itu akan menjadi obyek wisata tersendiri. Sehingga, obyek wisata di Karimunjawa tidak melulu pantai, namun akan lebih variatif.

“Rumah-rumah adat ini nanti pasti akan menjadi suguhan wisata tersendiri bagi wisatawan,” imbuh Andi.

Untuk itu, jika ada masyarakat yang rumahnya masuk dalam kategori penerima bantuan, Andi akan memasukkannya dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Diketahui, program ini merupakan salah satu janji kampanye Andi saat Pilkada lalu. Selama masa satu periode kepemimpinan, targetnya di Jepara terbangun 10 ribu RTLH.

Khusus di Karimunjawa, Andi berkomitmen untuk tetap membangunkan rumah masyarakat berdasarkan suku masing-masing. Harapannya, masyarakat tetap bisa memiliki rumah layak huni dan tetap sesuai dengan identitas kesukuan masing-masing.

“Misalnya nanti ada rumah panggung yang masuk dalam program RTLH, kita akan bangun dengan tetap menjadi rumah panggung. Jika ada keharusan untuk membuat regolasi khusus, saya akan buatkan. Yang penting rumah adat harus tetap masih ada,” tegas Andi.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi erje

Comments
Loading...