Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Akar Masalah Larangan FIFA di Liga Inggris

Penjaga gawang Liverpool Alisson Becker sempat menjadi salah satu pemain yang tidak diperkenankan bermain pekan ini, karena larangan FIFA. (facebook.com/IndonesiaLFC)

MURIANEWS, London- Liga Inggris sempat menghadapi masalah dengan adanya larangan FIFA bagi klub-klubnya memainkan pemain internasional. Larangan itu berkaitan dengan pemanggilan pemain ke timnas masing-masing yang bersilangan dengan program penanganan covid-19 di Inggris.

Dengan adanya keharusan menjalani karantina bagi pendatang dari negara-negara Amerika Selatan, diketahui ada sejumlah klub Inggris engan melepas pemainnya di jeda internasional.
Ada 11 pemain dari beberapa klub yang tidak diberi izin untuk pertandingan jeda internasional.

Keengganan klub Inggris ini juga bukan tidak beralasan. Sebab dengan kebijakan Inggris yang mengharuskan karantina bagi pemain sekembalinya dari tugas internasional, dirasa memberatkan mereka.

Ketentuan itu membuat klub-klub tidak bisa memainkan mereka dalam beberapa kali pertandingan. 11 pemain yang tidak dilepas itu kebetulan berasal dari negara-negara yang masuk dalam daftar merah pemerintah Inggris berkait pandemic covid-19.

Negara-negara yang tidak bisa menggunakan pemainnya di jeda internasional kemudian menyampaikan protes ke FIFA. Selanjutnya federasi sepakbola internasional ini mengeluarkan kebijakan, bahwa pemain-pemain yang tidak dilepas klub, tidak diperkenankan untuk dimainkan di pertandingan liga awal pekan ini.

BACA JUGA: FIFA Melunak Klub Liga Inggris Lega

Kebijakan ini menjadi ‘hukuman’ bagi klub-klub yang tidak memperbolehkan pemain internasional melakukan tugas negara mereka. Para pemain dilarang tampil dalam pertandingan yang digelar 5 hari sejak jeda internasional berakhir.

Kebijakan ini membuat FA Inggris giliran mendapatkan keluhan dari klub-klubnya. Selanjutnya mereka menyampaikan ke FIFA terkait hal ini. Klub-klub Inggris mengeluh karena mereka tidak bisa memainkan mereka di beberapa pertandingan.

Tidak hanya di pertandingan liga pekan ini, namun juga pada pertandingan Liga Champions yang akan dimainkan dalam pekan depan ini. Klub Liga Inggris sempat bersepakat untuk ‘nekad’ menerjang kebijakan FIFA ini.

Tekanan ini, akhirnya memaksa FIFA mengajak negara-negara Amerika Selatan dan Tengah berada di meja perundingan. Hasilnya FIFA akhirnya bisa meyakinkan negara-negara itu menarik keluhan mereka sebelumnya.

Selanjutnya FIFA dikabarkan masih akan mencari formulasi untuk menghindari masalah ini terjadi di jeda internasional berikutnya. Sebab dalam dua bulan ke depan jeda internasional akan kembali dilakukan.

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Daily Mail

Comments
Loading...