Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bobol Kotak Amal Rp 50 Juta di Umbulharjo, Warga Kulon Progo Dibekuk Polisi

Tersangka MF saat digelandang aparat Polsek Umbulharjo dalam rilis ungkap kasus pencurian kotak amal di Mapolres setempat, Jumat (10/9/2021). (Istimewa)

MURIANEWS,Yogyakarta — Seorang pemuda berinisial MF (27) warga Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo ditangkap polisi karena mencuri uang dari kotak amal di Masjid Al-Ikhlas Sorosutan, Umbulharjo. Dalam pencurian tersebut, MF berhasil menggasak uang sebanyak Rp 50 juta.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro mengatakan, pencurian itu terjadi pada Rabu 25 Agustus 2021 sekitar pukul 13.40 Wib di Masjid Al-Ikhlas Sorosutan.

Nahas, saat melancarkan aksinya, ia terekam jelas oleh CCTV yang terpasang di lokasi masjid. Ia pun terlihat jelas merusak gembok kotak amal dengan rapi lalu menggasak uang tunai di dalamnya.

“Jadi pelaku ini memanfaatkan waktu lengah selepas salat Zuhur. Karena melihat situasi sepi tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku untuk mengambil uang,” kata Kapolsek seperti dikutip Solopos.com, Jumat (10/9/2021).

Kapolsek menyebutkan, dalam aksinya tersebut pelaku berhasil membawa uang tunai dalam kota amal berjumlah sekitar Rp 50 juta yang merupakan hasil donasi dan kumpulan para jemaah sekitar dua tahun.

Namun, pelaku mengaku hanya mengambil senilai Rp 6,5 juta yang digunakan untuk membeli peralatan elektronik, bayar uang indekos, dan membayar beberapa kebutuhan lainnya.

“Setelah berhasil dia kabur dengan mengendarai sepeda motor,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Nuri Aryanto, menyatakan pencurian itu pertama kali diketahui oleh seorang takmir masjid setempat.

Dia melihat kondisi kotak amal telah terbongkar dan kemudian melaporkannya ke polisi pada 29 Agustus 2021. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas berhasil menangkap pelaku dengan mengacu pada plat nomor kendaraan yang digunakannya saat kabur.

“Kami meminta bantuan dari Satlantas untuk mengecek dan memeriksa identitas pelaku dari nomor plat kendaraan yang digunakannya. Dalam sehari semalam, pelaku berhasil kami ungkap,” kata Nuri.

Berdasarkan pengakuannya, pelaku telah berkasi dua kali. Petugas menyita sejumlah barang bukti berupa tas ransel cokelat, sepeda motor Honda Beat hitam, kwitansi pembayaran kontrakan, serta beberapa peralatan elektronik.

Kini pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...