Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Coki Pardede Bakal Dihajar Habis-Habisan

Coki Pardede. (Instagram/@majelislucuindonesia)

MURIANEWS, Jakarta – Manajemen Majelis Lucu Indonesia (MLI) benar-benar mengubah konsep tur standup komedi. Sebelumnya, konsep tur itu diberi tagline Maaf Saya Tersinggung. Konsep itu pun diubah menjadi Maaf Saya Tertangkap. Di konsep barunya itu, komika Coki Pardede bakal dihajar habis-habisan.

Perubahan itu terungkap dalam unggahan Instagram MLI, Kamis (9/9/2021). Dalam unggahan itu juga MLI mengubah foto Coki yang semula menutup mulut diganti Coki dibalik jeruji besi.

MLI juga akan mengganti konsep penampilan komedi yang dihadirkan. Mereka akan coba melakukan roasting dengan bahan komedi utama komika Coki Pardede. Lebih lanjut, MLI menjelaskan bahwa acara tersebut akan berlangsung mulai dari bulan Oktober hingga nanti akhir November 2021.

“Majelis Lucu Indonesia presents MAAF SAYA TERTANGKAP. Sebuah special show oleh komika-komika lucu dari Indonesia yang akan menghajar habis-habisan Coki Pardede yang sedang direhab,” dikutip dari unggahan MLI, Jumat (10/9/2021).

Menurut MLI, semua hasil keutungan dari tur itu digunakan untuk melunasi utang Coki pada manajemen. Selain itu, hasil dari tur juga digunakan untuk mengganti kerugian-kerugian lain yang ditimbulkan Coki.

Lima hari lalu, (5/9/2021) MLI sempat mengunggah jika tur Maaf Saya Tersinggung tetap berlanjut. Mereka juga mengungkapkan konsep akan berbeda.

“Maaf Saya Tersinggung tetap berlanjut!!! Tetapi dengan konsep yang berbeda dan dengan kelucuan ultimate! Seperti apa? Cluenya: MLI, Comedy Sunday, Jiroluger, Komtung. Tunggu infonya!!!!! Yang sudah berpikir mau refund, tahan aja dulu,” tulis MLI.

Sebelumnya, Manajemen MLI memutuskan tak akan menyertakan komika Coki Pardede dalam tur standup comedy bertajuk ‘Maaf Saya Tersinggung’. Keputusan itu menyusul Coki Pardede ditangkap polisi usai kedapatan nyabu, Rabu (1/9/2021).

Seyogyanya, Coki sedang mempersiapkan tur itu sebelum dicokok polisi. Tur sendiri dijadwalkan pada September hingga November 2021. MLI pun menegaskan pertunjukan tetap dilakukan tanpa keikut sertaan Coki.

“Kami pastikan tak melibatkan Coki,” ujar General Manager MLI Gian Luigi.

Diketahui, Coki Pardede ditangkap kepolisian Kota Tangerang karena penyalahgunaan dan kepemilikan sabu-sabu, Rabu (1/9/2021). Coki Pardede bebas dari jeratan hukum dan direhabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...