Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemprov Jateng Telah Kucurkan Insentif untuk Ratusan Ribu Pengajar Keagamaan

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menyerahkan insentif untuk guru keagamaan secara simbolis. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Sebanyak 211.455 pengajar keagamaan di Provinsi Jawa Tengah telah menerima kucuran insetif dari Pemprov Jawa Tengah pada semester pertama 2021. Dana yang dikeluarkan untuk sebesar Rp 254,246,000,000.

Dana insentif ini diberikan kepada utaz/ustazah, serta pengajar keagamaan dari agama lain. Program insentif ini merupakan bagian dari janji kampanye Ganjar-Yasin pada Pilgub 2018 lalu sebagai wujud membangun pendidikan keagamaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) pengajar keagamaan di Jawa Tengah.

Pada 2019 lalu, jumlah penerima dana insentif mencapai 171.131 orang dengan dana sebesar Rp 205,657,200,000. Tahun berikutnya jumlah penerima dana insentif ditingkatkan menjadi 211.455 orang sebesar Rp 254,246,000,000. Jumlah ini bertahan hingga 2021.

Insentif yang diberikan kepada masing-masing pengajar sebesar Rp 100 ribu per bulan. Meski nominalnya tidak banyak, namun diakui cukup membantu.

Seperti yang diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), Abu Choir. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jateng yang telah menganggarkan insentif untuk pengajar keagamaan, sehingga para guru semakin bersemangat mengajar.

“Kami menyadari bahwa dana ini sekalipun masih sedikit, tetapi menurut kami merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada kami sebagai garda depan penjaga moral masyarakat,” katanya, Jumat (9/9/2021).

Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, dana insentif itu menjadi sangat berarti bagi para guru pondok pesantren.

“Bantuan ini akan kami gunakan sebaik-baiknya dan menjadi bekal untuk menguatkan pendidikan keagamaan anak-anak dan masyarakat di daerah kami masing-masing,” ujarnya.

Baca: Pemprov Jateng Kucurkan Rp 281 Miliar untuk Insentif Guru Ngaji dan Bosda MA

Ia berharap bantuan dana insentif ini dapat tetap digulirkan, sehingga bisa terus membantu para guru keagamaan.

Hal senada diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jateng, Nur Said. Ia berharap, program yang sudah berjalan tiga tahun terkahir tersebut, terus berlanjut dan pencairannya selalu tepat waktu.

Nur Said menuturkan pencairan insentif pada periode sebelumnya dibagikan per tiga bulan sekali, mulai tahun ini dibagikan per semester.

“Pencairan insentif untuk semester pertama 2021 sudah kami terima. Selama ini untuk proses pencairannya, alhamdulillah tidak ada kendala. Para pengajar yang sudah masuk data penerima, begitu insentif sudah cair, mereka bisa mengambil lewat rekening masing-masing,” jelasnya.

Ia mengaku sangat diperhatikan oleh pemerintah, meski nominal insentif yang diberikan belum besar.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...