Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Turun Level PPKM Bikin Pendapatan Parkir Tepi Jalan Melejit

Petugas Parkir Dishub Kudus tengah menata motor yang parkir di kawasan Alun-Alun Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Realisasi pendapatan daerah dari sektor parkir tepi jalan umum pada tahun 2021 ini sudah melampaui target yang dibebankan. Relalisasinya kini sudah mencapai sebesar 101,2 persen, atau sebesar Rp 516,7 miliar dari target sebesar Rp 510,2 miliar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Wahyudi mengatakan, kenaikan pendapatan terjadi ketika kebijakan PPKM Darurat dan Level 4 di Kabupaten Kudus diturunkan ke level 2 dan 3.

Setelahnya, sektor ekonomi kemudian berputar kembali. Terlebih usaha-usaha di tepi jalan. “Barulah mulai ramai lagi parkirnya, karena toko buka, makan di tempat juga boleh, jadi parkir tepi jalan juga mulai jalan lagi,” katanya, Kamis(9/9/2021).

Wahyudi mengatakan, realisasi parkir tepi jalan umum pada Agustus sendiri mencapai Rp 54,8 juta. “Jumlah tersebut sudah naik dibanding bulan-bulan sebelum lebaran sampai pascalebaran, itu benar-benar anjlok, semua sepi,” katanya.

Dengan melihat sisa waktu di tahun ini dan kondisi pandemi di Kudus, pihaknya pun optimis pendapatan parkir tepi jalan umum bisa lebih meningkat lagi hingga akhir tahun.

Walau demikian Dishub sendiri, masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengejar target parkir khusus. Di mana realisasinya kini baru sebesar 37,41 persen atau sekitar Rp 421,4 juta dari target sebesar Rp 1,2 miliar.

Baca: Dengan Alat Ini Setoran Pajak Parkir di Grobogan Ternyata Bisa Naik

Pemkab Kudus sendiri, punya lima titik parkir khusus. Yakni Parkir Ramayana, Parkir Klaling, Parkir Jati Wetan, Parkir Bakalan Krapyak, dan parkir Balai Jagong khusus mobil.

“Sejumlah parkir khusus kami juga terdampak pandemi. Terlebih saat PPKM, beberapa fasilitas umum tutup,” jelas dia.

Dinas Perhubungan Kudus tengah mengkaji kembali potensi pendapatan parkir di sejumlah titik kantong parkir guna mencapai target pendapatan yang dibebankan di tiap tahunnya.

Dimungkinkan akan ada kenaikan target jika melihat tren yang terjadi saat ini.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...