Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tragis, Anak di Cilacap Tega Bunuh Ibu Kandung dengan Parang

Ilustrasi

MURIANEWS, Cilacap – Peristiwa memilukan terjadi di Cilacap. Seorang anak berinisial RS (23) tega membunuh ibu kandungnya sendiri bernama Wasitoh dengan parang.

Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Rifeld Constantien Baba mengatakan, peristiwa pembunuhan itu terjadi di sebuah rumah di Jalan Kelinci Timur di daerah Mertasinga, Cilacap Utara pada pukul 10.00 WIB siang.

Pelaku disebut menghabisi ibunya dengan menggunakan parang yang ditebaskan di leher. Akibatnya, korban kehabisan darah dan meninggal.

“Tersangka sudah diamankan dan saat ini dalam penanganan Sat Reskrim Polres Cilacap bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Cilacap Utara,” katanya seperti dikutip Detik.com.

Sementara itu, Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi mengatakan korban mengalami luka parah di bagian leher akibat senjata tajam. Hingga saat ini pelaku RS masih diperiksa polisi.

“Pelaku merupakan anak kandung korban sendiri, dengan inisial RS. Sekarang (pelaku) dilakukan pengamanan di Polres Cilacap, untuk kita laksanakan interogasi, pendalaman, pemeriksaan untuk mengetahui motif yang dilakukan pelaku,” urai Leganek.

Polisi hingga saat ini masih mengevaluasi kasus ini sehingga belum dapat menyampaikan pasal yang akan digunakan untuk menjerat pelaku. Ditambah lagi, polisi masih memeriksa pelaku dan sejumlah saksi, termasuk dari pihak keluarga.

“Karena antara korban dan pelaku ini mempunyai hubungan darah, jadi agak unik. Sehingga kita perlu melakukan pendalaman terutama motif yang dilakukan pelaku terhadap korban ini tadi. Tidak hanya pada saksi-saksi sekitar, tapi juga pada keluarganya,” tutupnya.

Di sisi lain, tetangga mengungkap pelaku sehari-hari dikenal pendiam dan sering membantu ibunya berjualan bubur.

“Yang jelas anaknya sama-sama jualan, ibunya yang buat yang jualan (bubur) anak-anaknya. (Pelaku) Sehat dan nggak stres, tapi anaknya terlalu diam banget,” ucap Ketua RT setempat, Kusaeri, kepada wartawan, hari ini.

“Tinggal di sini belum lama, kira-kira 3-4 bulan, kerjaannya jualan bubur,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

 

Comments
Loading...