Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Duh Senangnya, 27 Anak Yatim Piatu di Kudus Diberi HP Istri Kapolri

Ketua Bhayangkari Cabang Kudus Ny Shita Aditya Surya Dharma menyalurkan bantuan HP untuk anak yatim piatu di Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 27 anak yatim dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 di Kabupaten Kudus mendapatkan bantuan HP.

Handphone tersebut merupakan bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari Ny Juliati Sigit Prabowo yang merupakan istri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Di Kudus, pemberian HP tersebut diserahkan Ketua Bhayangkari Cabang Kudus Ny Shita Aditya Surya Dharma bersama Kasat Binmas Polres Kudus AKP Muhaimin di Aula Paramadina Satwika Polres Kudus, Rabu (8/9/2021).

Ketua Bhayangkari Cabang Kudus Ny Shita Aditya Surya Dharma mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk rasa sayang dan peduli dari Ibu Kapolri kepada anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

Meski saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sudah mulai diperbolehkan, HP tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu sarana pendukung saat anak-anak belajar daring.

“Ini murni kepedulian Ibu Kapolri. Semoga bisa bermanfaat dan bisa digunakan untuk belajar,” kata istri Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma itu.

Pihaknya juga berpesan kepada anak yatim/yatim piatu di Kudus untuk tetap bersemangat untuk terus melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-cita.

“Kami juga termasuk keluarga besar anak yatim/yatim piatu, jadi jangan patah semangat. Terus lanjutkan perjuangan khusunya dalam menempuh pendidikan. Kami akan siap membantu anak-anak yang membutuhkan,” pungkasnya.

Baca: Belasan Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 di Kudus Diberi Bantuan TNI

Salah satu penerima bantuan ponsel, Muhammad Damar (10) mengaku senang mendapat HP gratis.

Ia menyebut, HP tersebut akan sangat berguna mendukung kegiatan belajar di sekolahnya. Sebab, PTM saat ini masih bersifat terbatas yang dipadukan dengan pembelajaran daring.

“Terimakasih bantuannya, semoga bermanfaat dan bisa untuk belajar kami semua,” imbuhnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...