Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ternyata Lapas Kelas I Tangerang yang Terbakar Overkapasitas

Lapas Kelas I Tangerang. (TangerangNews.com/Achmad Irfan Fauzi)

MURIANEWS, Jakarta – Lapas Kelas I Tangerang yang mengalami musibah kebakaran, Rabu (8/9/2021) dini hari ternyata overkapasitas. Saat MURIANEWS mengakses sistem database pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Rabu (8/9/2021), penghuni Lapas Kelas I Tangerang pada 7 September 2021 mencapai 2.072 orang. Mereka terdiri dari lima orang tahanan dan 2.067 narapidana.

Padahal, kapasitas dari Lapas Kelas I Tangerang itu 600 orang. Jika merujuk data penghuni yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Banten, Agus Toyib dan Ditjen PAS, maka Lapas Kelas I Tangerang itu overkapasitas 1.472 orang atau sekitar 245,3 persen.

Namun, saat laman kembali dipantau pada pukul 10.00 WIB, data jumlah tahanan dan napi di Lapas Kelas I Tangerang berubah menjadi 0 dan tidak terlapor ada kelebihan penghuni. Yang terisi hanya kolom kapasitas dengan angka 600.

Sebelumnya Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Banten, Agus Toyib mengatakan total jumlah penghuni Lapas Klas I Tangerang berjumlah 2.072 orang.

Diketahui, dini hari tadi insiden kebakaran melanda lapas tersebut dan mengakibatkan 41 orang meninggal dunia.

“(Jumlah) 2.072 penghuni, tapi kalau yang kejadian kebakaran satu blok C2 itu penghuninya 122 orang,” kata Agus dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (8/9/2021).

Agus melanjutkan pihaknya masih melakukan proses identifikasi terhadap para korban meninggal dalam peristiwa kebakaran ini. Setelah proses identifikasi selesai, kata Agus, pihaknya akan segera mengabarkannya ke pihak keluarga.

“Nanti kalau sudah ketahuan siapanya, maka kita akan kabarkan ke keluarganya,” ucap Agus.

Sebelumnya, Lapas Kelas I Tangerang terbakar pada Rabu dini hari (8/9), tepatnya di Blok C2. Akibat peristiwa ini, sebanyak 41 orang meninggal dunia, delapan orang luka bakar, dan 72 luka ringan.

Korban meninggal dan luka bakar dibawa ke Rumah Sakit dr. Sitanala dan RSUD Kabupaten Tangerang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menduga kebakaran ini disebabkan hubungan arus pendek listrik. Namun, tim Puslabfor Mabes Polri, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dan Satreskrim Polres Tangerang masih mendalami lebih lanjut soal penyebab kebakaran ini.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...