Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Coki Bebas dari Jeratan Hukum

Coki Pardede. (Instagram/cokipardede666)

MURIANEWS, Jakarta – Setelah proses hukum yang dijalani, Komika, Coki Pardede akhirnya hanya direhabilitasi agar terbebas dari jeratan narkoba. Pernyataan itu disampaikan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima.

Deo menegaskan Coki Pardede hanya menjalani rehabilitasi. Deo berujar, Coki Pardede tidak menjalani hukuman penjara.

Menurutnya keputusan itu terungkapkan setelah penyidik Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota menyimpulkan jika Coki Pardede merupakan korban dari penyalahgunaan narkoba.

“Gini, namanya proses penjara atau tidak, melihat unsur pidananya, memenuhi unsur atau tidak. Nah, ini kan tidak memenuhi, dia adalah korban dan direhabilitasi,” ucap Deo, dikutip dari Kompas.com Selasa (7/9/2021).

“Dalam kehidupan orang selama ini kan ada jadi korban, disuruh segala macam, akhirnya yang bersangkutan kami kenakan rehabilitasi,” kata Deo melanjutkan.

Deo menegaskan, Coki Pardede tidak ditahan oleh penyidik. Namun, polisi tetap melanjutkan proses hukum pada dua tersangka lain yakni seorang bandar dan kurir yang menyuplai sabu ke Coki.

“Proses hukumnya ke bandarnya, bandarnya kan sudah ditangkap. Proses hukumnya dia (Coki) adalah korban sehingga enggak kena unsur proses lebih lanjut, tidak, hanya rehabilitasi, dia hanya cukup untuk direhab. (Proses hukum Coki) sudah selesai,” lanjutnya.

Sebelumnya, nama Coki Pardede belakangan ini menjadi sorotan karena tersandung kasus dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba. Pria bernama asli Reza Pardede itu ditangkap di rumahnya, kawasan Cisauk, Tangerang, Banten, Rabu (1/9/2021), pukul 22.00 WIB.

Penangkapan Coki merupakan hasil pengembangan kasus dari WL, yang diduga sebagai kurir pengantar narkoba ke Coki dadi seorang bandar, RA.

Saat penangkapan, polisi menyita 0,3 gram sabu-sabu dan alat suntik. Dalam pemeriksaan, terungkap cara Coki mengonsumsi narkoba tidak lazim, yakni melalui dubur.

Ketiganya terancam dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 subsider Pasal 112 juncto Pasal 132 Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Namun, setelah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka, Coki Pardede mendapatkan rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Kompas.com

 

Comments
Loading...