Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

STRP Sudah Nggak Berlaku, PeduliLindungi Jadi Syarat Perjalanan

Ilustrasi PeduliLindungi. (MURIANEWS/Zulkifli Fahmi)

MURIANEWS, Jakarta – Ketentuan penggunaan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) telah dicabut dan tak lagi berlaku mulai hari ini, Selasa (7/9/2021). Sebagai gantinya, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menggantinya dengan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan darat selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2,3, dan 4.

Keputusan itu tercantum dalam Addendum Surat Edaran (SE) No 17 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Virus Corona Disease (Covid-19). SE itu ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito Senin (6/9//2021).

“Mencabut ketentuan untuk melampirkan STRP, dan menambahkan ketentuan bagi setiap pelaku perjalanan dalam negeri serta semua operator moda transportasi menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” demikian bunyi ketentuan SE tersebut.

Surat edaran itu berlaku mulai hari ini (7/9/2021) sampai waktu yang ditentukan kemudian. Kebijakan itu nantinya juga akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan ataupun hasil evaluasi dari kementrian/lembaga.

Dengan berlakunya SE ini, para pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat jalan. Aplikasi ini digunakan untuk memeriksa hasil tes cepat (Rapid Tes) PCR atau Antigen warga. Selain itu juga untuk menunjukan status vaksinasi pada warga tersebut.

Sebelumnya, STRP ini merupakan surat pengantar yang dikeluarkan pemerintah daerah setempat atau surat tugas dari pimpinan perusahaan. Surat ini sebelumnya digunakan bagi pekerja di sektor esensial maupun kritikal sebagai syarat perjalanan dalam negeri.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah memperpanjang penerapan PPKM Level 2,3, dan 4 di Jawa-Bali mulai 7 September – 13 September 2021. Sementara di wilayah luar Jawa-Bali diperpanjang dua pekan, yakni 7 September – 20 September 2021.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...