Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Remaja Jadi Prioritas Kedua Vaksinasi Covid-19 di Jepara

Pelaksanaan vaksinasi di salah satu SMP di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Untuk membentuk herd immunity atau kekebalan komunal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mesti membuat skala prioritas dalam pelaksanaan vaksinasi. Mengingat, stok vaksin Covid-19 yang amat terbatas.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Muh Ali menyebut, vaksinasi bagi remaja menjadi target kedua setelah masyarakat Karimunjawa. Alasannya, jumlah warga Karimunjawa terbilang sedikit. Hanya 10.200 orang.

Di sisi lain, sektor pariwisata yang menjadi tumpuan hidup masyarakat harus segera dibangkitkan dari kelumpuhan. Syarat utamanya yakni vaksinasi supaya terbentuk herd immunity.

Meskipun menjadi target nomor dua, Muh Ali menegaskan bahwa vaksinasi remaja berjalan seiring dengan vaksinasi masyarakat Karimunjawa dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya.

“Kita tetap jalankan vaksinasi kelompok-kelompok sasaran secara bersamaan. Meski ada prioritas-prioritas tertentu,” kata Muh Ali, Selasa (7/9/2021).

Muh Ali mengaku, vaksinasi di kalangan remaja, khususnya pelajar SMP, memang cukup terkendala. Terutama urusan stok vaksin. Pasalnya, sampai sekarang, pelajar SMP hanya bisa divaksin dengan vaksin jenis Sinovac.

Sedangkan, jumlahnya di Jepara sangat terbatas. Saat ini, vaksin Sinovac (Mdv) tersisa 36,599 dosis.

Baca: Warga Jepara Sudah Banyak yang Ingin Segera Divaksin, Tapi…

Sebelumnya, pihaknya menargetkan vaksinasi di kalangan remaja ditargetkan 10 ribu suntikan dalam sehari. Salah satu caranya yaitu dengan menggelar vaksinasi di sekolah-sekolah. Masing-masing sekolah seratus siswa yang divaksin untuk sementara ini.

Tetapi, pada realitanya masih banyak SMP-SMP yang belum terdaftar dalam program serbuan vaksinasi itu. Terutama yang SMP-SMP swasta.

“Pemberian vaksin kepada pelajar akan dilanjutkan jika dropping vaksin sinovac kembali ada dari dinas kesehatan Provinsi Jawa Tengah,” terang Muh Ali.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...