Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Rp 3,7 Miliar Dana Desa di Kudus Terserap untuk Tangani Covid-19

Warga penerima BLT Dana Desa di Desa Jepang Kudus mengikuti vaksinasi beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pencairan Dana Desa pada 123 desa di Kabupaten Kudus kini telah mencapai 75 persen. Atau sebesar Rp 113,86 miliar dari total alokasi yang dianggarkan yakni sebanyak Rp 151,17 miliar.

Dana Desa yang dicairkan itu, juga digunakan untuk penanganan Covid-19 di desa masing-masing. Salah satunya untuk bantuan sosial tunai (BST).

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus Dian Noor Tamzis menyebutkan, dari jumlah tersebut terdiri dari dua tahap penyaluran.

Untuk penyaluran pertama, kata dia sudah terealisasi sebesar 100 persen. Sementara tahap dua, masih ada sebanyak sembilan desa yang belum mencairkannya.

“Sementara 114 desa lainnya sudah mencairkannya,” kata dia, Selasa (7/9/2021).

Baca: Dana BLT Dana Desa di Pati Tak Akan Dicairkan Jika Penerima Tak Mau Divaksin

Ia mengatakan, untuk alokasi penanggulangan Covid-19 porsinya sebanyak delapan persen dari jumlah Dana Desa yang diterima, saat ini sudah terserap Rp 3,7 miliar.

Sementara penyaluran BLT Dana Desa, sampai saat ini sudah banyak yang masuk bulan ke delapan di masing-masing desa.

Dana Desa, lanjut Dian, juga diperuntukkan untuk melaksanakan kegiatan pencegahan stunting atau kekerdilan. Mengingat sifatnya adalah mandatori dari pemerintah pusat.

“Maka pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi salah satu syarat dalam pencairan Dana Desa tahap berikutnya,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...