Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bocah 16 Tahun Curi Motor Tetangga, Kapolres Sukoharjo: Diselesaikan Pakai Restorative Justice

Petugas menggelar jumpa pers dengan pelaku anak di bawah umur di Sukoharjo. (Humas Polres Sukoharjo)

MURIANEWS, Sukoharjo – Seorang anak di bawah umur di Kabupaten Sukoharjo ketahuan melakukan pencurian sepeda motor. Pelaku adalah MSZ (16), warga Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Ia mencuri sepeda motor milik Widodo (54), yang merupakan tetangga pelaku.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, pencurian itu berawal pada senin (23/8/2021) pada pukul 19.30 WIB, di mana korban memarkir sepeda motornya di ruang garasi. Lalu ditutup hanya dengan dikaitkan pada kusen tanpa dikunci.

Pada keesokan harinya, sekitar pukul 05.30 WIB, istri korban ke ruang garasi untuk mengambil cabai hasil belanja yang ditaruh di dasbot motor. Istri korban terkejut motornya tidak ada, lalu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mojolaban.

”Saat dilakukan penyelidikan, didapatkan informasi terdapat seorang anak yang punya kebiasaan mencuri. Kemudian Kami koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas setempat untuk memperdalam penyelidikan,” kata AKBP Wahyu, saat konferensi pers, Senin (6/9/2021).

”Setelah diawasi, memang betul bahwa pelaku membawa sepeda motor tersebut dan disembunyikan di Kebun Jati sekitar lokasi rumah pelaku,” tambahnya.

Dari tangan pelaku, didapati barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merk Honda Vario No Pol AD 4269 YO beserta STNK dan BPKB nya.

Kapolres mengungkapkan, berhubung pelaku masih di bawah umur, maka penyelesaian kasus dilakukan melalui upaya restorative justice atau diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kasusnya sudah ditutup melalui restorative justice, pelaku dan korban sudah dipertemukan. Kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan yang disaksikan Kepolisian maupun warga setempat,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, upaya restorative justice dilakukan karena merupakan salah satu program prioritas Kapolri, sesuai implementasi dari PPK program 06 giat 024 aksi no 084.

Yang mana penyelesaian masalah di luar pengadilan, untuk memberikan keadilan dan manfaat yang lebih umum kepada masyarakat.

“Di tahun ini, mulai januari hingga saat ini, Polres Sukoharjo telah melakukan restorative justice sebanyak 17 kasus,” ungkapnya.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...