Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Disebut Hoaks, Pengunggah Video Senam Viral di Puri Indah Sewot, Satpol PP Jakbar Minta Maaf

Video senam ibu-ibu di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat (Dok. Tangkapan Layar Twitter Rudi Valinka @kurawa)

MURIANEWS, Jakarta – Pengunggah video senam di kawasan Puri Indah, Rudi Valinka sewot saat video rekaman disebut video lama. Padahal dia merekamnya saat menginap di apartemen sekitar lokasi, Minggu (5/9/2021).

Videonya itu pun sempat viral. Namun, Satpol PP Jakarta Barat (Jakbar) sempat menyebut video tersebut hoaks dan merupakan video lama yang diunggah kembali.

“Kemarin saya lagi nginap di salah satu apartemen di sekitar situ, pagi-pagi sekitar jam 6-an tersentak bangun mendengar suara musik keras sekali, lalu keluar melihat dari balkon ini hasilnya (sambil menyertakan video),” kata Rudi dikutip dari Detikcom, Senin (6/9/2021).

Menurutnya kejadian itu saat dia kaget dengan suara musik yang sangat keras Ketika bangun pagi. Saat dilihat ternyata ada aktivitas senam. Dalam video yang diunggahnya, tampak emak-emak lagi aktivitas dengan menutupi jalan dan diiringi musik yang keras.

Rudi menggarisbawahi tidak memasalahkan aktivitas senamnya. Dia hanya menyoroti musiknya yang kelewat kencang. Rudi mengatakan, berdasarkan keterangan warga sekitar, setiap minggu terdapat kegiatan senam serupa.

“Saya gak masalah soal senamnya, kok. Musiknya saja yang terlalu keras,” ujarnya.

Menurutnya, lokasi kejadiannya berada, di kawasan Puri Indah tak jauh dari kantor Wali Kota Jakarta Barat. Rudi menyayangkan ketika Satpol PP menilai video yang dia bagikan adalah video lama yang kembali diviralkan. Sebab, menurutnya, kejadian tersebut baru, ia menegaskan kejadian ibu-ibu kerumunan senam tersebut bukan video lama.

“Dekat sama Walkot Jakbar dan Mal Lippo. Kata orang-orang situ sering tiap minggu kok dari pagi,” ungkapnya.

Setelah menyebut video bikinannya, Satpol PP akhirnya memeriksa lokasi. Dari hasil pemeriksaannya, Satpol PP Jakarta Barat pun meminta maaf atas pernyataannya itu.

Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengakui senam masal di kawasan Puri Indah yang viral itu merupakan kejadian minggu (5/6/2021). Pihaknya pun sudah menegur dan memberikan sanksi pada penyelenggara senam itu.

“Dia (penyelenggara senam) sudah janji nggak bikin lagi. Saya mohon maaf ya saya salah persepsi, saya pikir kejadian yang sebelumnya, karena fotonya sama, orangnya sama,” ujar Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat, dikutip dari Detikcom, Senin (6/9/2021).

Diketahui, penyelenggara senam itu ‘Sanggar Pungky’. Di mana, pemilik sanggar dan intruksi senam itu pernah juga mendapatkan sanksi pada September 2020 lalu.

Pungky pernah disanksi denda karena melanggar aturan berkerumun lebih dari lima orang. Kini, Satpol PP sudah melakukan tindakan dengan memberi sanksi denda senilai Rp 2 juta.

“Jadi dendanya Rp 2 juta, sudah dibayar sama dia. Buat pernyataan tidak mengulangi lagi,” tuturnya.

Tamo mengatakan, Pungky selaku penyelenggara senam tidak mengetahui aturan olahraga selama PPKM level di Jakarta. Padahal, untuk kegiatan olahraga diatur hanya dilakukan di fasilitas olahraga dengan sejumlah ketentuan.

“Dia katanya nggak tahu peraturannya dia merasa pokoknya bisa senam outdoor, kan di Kepgub jelas di fasilitas olahraga, ini kan di jalan raya. Dia bilang ‘kan sudah bisa senam’. Ya disesuaikan Kepgubnya aja, dia pikir bisa dimana aja,” tutur Tamo.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Detikcom

Comments
Loading...