Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ferguson Kalah Taruhan 400 Poundsterling

Sir Alex Fergusson dan Ronaldo saat masih sama-sama di MU pernah saling bertaruh. (facebook.com/manchesterunited)

MURIANEWS, Manchester- Kisah Sir Alex Ferguson mengalami kalah taruhan dari Ronaldo kembali menyeruak di tengah euphoria kepulangan si pemain. Kejadian ini sudah terjadi sejak 2006 lalu, namun kembali disinggung saat Ronaldo pulang ke Old Trafford.

Cristiano Ronaldo pernah membuat Sir Alex Ferguson harus membayar dirinya sebesar 400 poundsterling. Ini terjadi pada 2006 ketika Ronaldo memulai menunjukan permainan gemilangnya bersama MU.

Sir Alex Ferguson yang ketika itu masih menjadi pelatih Inggris menawarkan taruhan 400 poundsterling pada Ronaldo. Ferguson bertaruh, bahwa Ronaldo tidak akan bisa mencetak lebih dari 15 gol dalam satu musim.

Tentu saja, taruhan ini disengaja Ferguson untuk memotivasi pemain kesayangannya ketika itu. Ajakan bertaruh ini, dilontarkan Ferguson setelah pada musim sebelumnya Ronaldo hanya mencetak 9 gol dan 7 assit di 33 pertandingan Liga Premier.

Kepiawaian Ferguson dalam mendorong pemain berusia 21 tahun ketika itu, akhirnya berdampak. Namun lebih dari itu, Ferguson sebenarnya sudah benar-benar sangat yakin jika dirinya akan kalah.

Bagaimanapun Ronaldo sejak awal sudah diprediksi Ferguson akan menjadi seorang pemain hebat. Hal ini bahkan terjadi sejak dirinya membidik kepindahannya dari Sporting Lisbon. Ferguson sangat yakin si pemain akan menjadi seorang yang fenomenal.

BACA JUGA: Jual Kaos Ronaldo, MU Bisa ‘Ngangsur’ ke Juve

Akhirnya apa yang diprediksi Ferguson menjadi kenyataan. Pada Desember 2006, Ronaldo bahkan telah mencetak 13 gol dengan enam bulan musim masih tersisa. Bahkan termasuk tiga brace berturut-turut yang diciptakannya melawan Aston Villa, Wigan dan Reading.

‘Kemenangan’ Ronaldo atas Ferguson dalam taruhan akhirnya terjadi saat MU menang 4-0 dari Tottenham Hotspur di bulan Febuari 2007. Pada pertandingan itu Ronaldo mencetak gol dari titik pinalti, dan menggenapkan 15 gol pencapaiannya.

“Penalti tidak dihitung,” kata Ferguson dengan nada bercanda pada saat itu. Namun kemudian menimpalinya dengan mengatakan: “Oh baiklah, aku harus pergi ke bank,”.

Ferguson memang benar-benar sangat menyayangi Ronaldo. Meski tidak sering diungkapkannya, pelatih asal Skotlandia sebenarnya sering memberikan pujian bagi pemain Portugal yang ditemukannya itu.

“Luar biasa, anak laki-laki itu tampil hebat, dia punya keberanian untuk menginginkan bola. Saya pikir dia bermain di bagian awal pertandingan dengan ceroboh. Tetapi begitu dia mendapatkan lebih banyak bola, saya pikir dia meningkat karena dia lebih banyak menguasai bola. Dia adalah tipe pemain di mana anda harus melayaninya dan memberikan bola kepadanya dan membuatnya bekerja dalam permainan,” begitu salah satu pujian Ferguson.

Ferguson juga menyebut Ronaldo bukanlah pemian dengan type yang suka bermain di pinggiran. Namun dia adalah pemain yang harus terlibat dalam pertandingan sepanjang waktu.

Dalam taruhan itu, Ronaldo bahkan akhirnya menambahnya dengan dua gol tambahan hingga menjadi 17 gol. Jumlah gol ini memecahkan rekor Frank Lampard untuk gol terbanyak dari lini tengah, yang sebelumnya mencapai 16 gol.

MU pada musim itu keluar sebagai Juara Liga Inggris, dengan unggul 6 poin dari Chelsea. Sementara yang menjadi pencetak gol terbanyak adalah Didier Drogba (Chelsea) dengan 20 gol, lalu disusul Benni McCarthy (Blackburn Rovers) dan Ronaldo dan Wayne Rooney masing-masing berada di urutan ketiga dan keempat.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Manchester Evening News

Comments
Loading...