Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Empat Pemain Argentina Dinyatakan Ilegal Masuk Brasil

Brasil Vs Argentina berakhir ricuh, setelah petugas polisi mengintervensi pertandingan. (twitter.com/hlozanotv)

MURIANEWS, Sao Paulo- Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Brasil Vs Argentina terhenti setelah sejumlah Polisi dan Pegawai Badan Kesehatan Brasil ‘menyerbu’ ke lapangan. Mereka akhirnya ‘menangkap’ empat pemain Argentina, hingga tim Argentina menolak melanjutkan pertandingan.

Badan Kesehatan Brasil (Anvisa) mengklaim bahwa empat pemain Argentina telah memasuki Brasil secara illegal. Mereka yang tiba dari Venezuela pada hari Jumat (3/9/2021) lalu, disebut telah berada di Inggris dalam 14 hari sebelumnya, sehingga hal ini melanggar portaria atau aturan imigrasi Brasil.

Portarita yang berlaku merupakan bagian dari upaya untuk menangani pandemic covid-19 di Brasil. Terutama berkait dengan pencegahan masuknya Covid-19 varian Delta yang dinilai sangat berbahaya.

Menurut Portaria No 655 Brasil, siapa pun yang pernah berada di Inggris, India atau Afrika Selatan harus dikarantina selama 14 hari saat masuk ke Brasil. Jika mereka menolak, maka para pendatang bisa langsung dideportasi pulang ke negara asal.

Direktur Anvisa Brasil, Antonio Barra Torres memberikan sejumlah pernyataan melalui siaran di Globo TV Brasil, saat pertandingan Brasil Vs Argentina terhenti. Dalam kesempatan itu, Torres menyatakan, Polisi Federal Brasil sudah datang ke hotel Argentina sehari sebelum pertandingan.

Pada kesempatan itu, Polisi Federal Brasil dan Anvisa sudah meminta agar empat pemain yang sebelumnya berada di Inggris untuk tidak dimainkan saat pertandingan melawan Brasil. Mereka diharuskan menjalani karantina seperti yang diatur dalam Portarita 655.

Namun akhirnya, pada saat kick-off berlangsung di Neo Quimica Arena semua pemain Argentina turun bertanding. Hanay Buendia, pemain Aston Villa yang saat itu berada di banku cadangan Argentina. Sedangkan tiga pemain lainnya berada di lapangan.

Sampai para pemain berbaris di lapangan, dan menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing sepertinya tidak akan terjadi apa-apa. Namun setelah sembilan menit pertandingan berlangsung, tepat ketika tekel keras Romero terjadi, ‘penyerbuan’ itu terjadi.

BACA JUGA: Pertandingan ‘diserbu’ Polisi, Brasil Takut Kalah?

Petugas Anvisa Brasil dan Polisi menyerbu ke tengah lapangan, dan langsung mendatangi tiga pemain yang berada di tengah lapangan. Wasit asal Venezuela, Jesus Valenzuela akhirnya menghentikan pertandingan setelah hiruk pikuk terjadi.

Diskusi, atau tepatnya perdebatan sengit akhirnya terjadi antara orang-orang Argentina dan petugas yang menyerbu. Selanjutnya para pemain Argentina meninggalkan lapangan, menuju ke ruang ganti. Sementara para pemain Brasil tetap berada di lapangan.

Mereka tampaknya memang diminta berada di lapangan untuk menghindari kemungkinan mereka dianggap keluar dari pertandingan. Pelatih Argentina Lionel Scaloni dan Kapten Tim Lionel Messi kemudian keluar lagi ke lapangan.

Keduanya terlibat pembicaraan dengan beberapa orang Brasil. Diantaranya dengan kapten Brasil Casimero dan Neymar juga Pelatih Tite serta Direktur Olahraga Brasil Juninho Paulista. Namun tidak ada hasil dari pembicaraan mereka yang bisa merubah situasi selanjutnya.

Para pemain Brasil kemudian masuk ke trowongan stadion menuju ruang ganti. Mereka tampak biasa saja dan bahkan ada yang tersenyum saling bercanda. Pertandingan yang digelar di hadapan 1.500 penonton undangan ini, akhirnya dipastikan selesai untuk sementara waktu.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Daily Mail

Comments
Loading...