Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sepekan Sekolah Tatap Muka di Kudus, Ketua DPRD: Tentu Senang

PTM di SMPN 1 Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Kudus sudah sepekan ini berlangsung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sendiri, mengklaim pelaksanaan PTM sangat sesuai protokol kesehatan.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus Masan pun menyambut gembira PTM yang dilakukan di Kudus. Masan menilai, pembelajaran secara langsung lebih efektif ketimbang belajar secara online.

Selain itu, penerapan protokol kesehatan juga bisa diawasi dengan ketat. Beda jika belajar dari rumah. Di mana kebanyakan siswa masih sering bermain bersama teman-temannya tanpa prokes.

“Tentu senang PTM ini bisa berjalan, di sekolah kan jelas ya penerapan prokesnya, bisa diawasi oleh gurunya,” kata Masan, Senin (6/9/2021).

Walau demikian, Masan meminta siswa dan guru untuk saling menjaga dan mengingatkan penerapan protokol kesehatan di lingkup sekolah. Guru pun diminta proaktif untuk terus mengingatkan prokes ke siswa.

“Sehingga bisa terus semakin terbiasa akan penerapan prokesnya,” ujarnya.

Baca: PTM Terbatas di Kudus Diklaim Sudah Berjalan Maksimal

Masan mengatakan, penerapan prokes seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas adalah bentuk normal baru yang harus diterapkan di masa pandemi.

“Ketika nanti sudah terbiasa, maka akan dilakukan secara spontan baik di lingkup sekolahan maupun di rumah, harapannya penularan virus ini bisa terus ditekan semaksimal mungkin,” tandasnya.

Sementara Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan keberlangsungan simulasi dan PTM di Kabupaten Kudus akan bergantung pada situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Kretek.

Ketika kasus tetap melandai, pembelajaran tatap muka akan terus dijalankan. Namun, ketika kasus semakin melonjak, dalam artian jumlah pasien aktif semakin bertambah, maka pihaknya akan segera mengevaluasi.

Baca: Sekolah Tatap Muka di Kudus Akan Kembali Disetop Jika Kasus Covid Tembus Seratus

Sekolah-sekolah yang kini melaksanakan pembelajaran tatap muka pun diminta untuk menjalankan peran Satgas Covid-19 sekolahnya secara maksimal.

Hartopo, tak mau mentolerir adanya Satgas yang tidak berperan aktif di sekolah saat simulasi PTM dilangsungkan. Mereka harus selalu mengecek semua penerapan protokol kesehatan yang diterapkan siswa.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...