Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Turun ke Level 2, Grobogan Siap-Siap Buka Tempat Wisata

Pemandangan di objek wisata air terjun Widuri di Desa Kemaduhbatur, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Setelah sempat cukup lama masuk pada PPKM level 3, status Grobogan saat ini sudah turun ke level 2 PPKM. Terkait kondisi ini, Pemkab Grobogan mulai merencanakan untuk memperbolehkan pembukaan sektor pariwisata, namun dalam skala terbatas.

Meski demikian, dalam pembukaan tempat wisata nanti tetap mengacu pada aturan yang tertuang dalam Instruksi Mendagri.

Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono menyatakan, sebelum tempat wisata dibuka, perlu dilakukan simulasi terlebih dahulu. Terutama, dalam penerapan protokol kesehatan dan mencegah adanya kerumuan.

Dijelaskan, untuk mekanisme pelaksanaan simulasi, dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) akan mengajukan izin terlebih dahulu kepada bupati terkait simulasi pembukaan tempat wisata. Setelah disetujui, baru dilakukan simulasinya.

”Simulasi pembukaan wisata nanti akan dilakukan dengan prokes ketat sesuai dengan aturan yang ada. Kemudian, hasil pelaksanaan simulasi nantinya akan dikaji lebih lanjut. Jadi, ada tahapan yang harus ditempuh sebelum membuka sektor pariwisata dengan skala terbatas,” katanya.

Tidak hanya wisata, sektor kesenian juga diwacanakan bakal diperbolehkan dengan prokes ketat. Hal itu disampaikan Ketua Forum Komunikasi Pegian Seni (Forkapi) Grobogan Hardono.

”Sesuai dengan aturan dalam Inmendagri, untuk level 2, maka pentas seni dibolehkan 50 persen. Diharapkan nanti dalam penanganan prokes di hajatan dan pentas seni ada kolaborasi antara satgas desa maupun kecamatan dengan pelaku seni. Yang jelas, kami berharap agar pentas seni di Grobogan juga bisa segera diizinkan,” harapnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...