Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Transformasikan BLK, SDM Papua dan Papua Barat Bakal Digenjot

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (Dok. Kemnaker.go.id)

MURIANEWS, Jakarta – Sumber daya manusia di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat bakal digenjot. Itu sesuai dengan Intruksi Presiden No 9 tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat di Papua dan Papua Barat.

Salah satu upaya yang bakal dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan yakni mentranformasikan Balai Latihan Kerja (BLK). Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah telah menyiapkan berbagai program untuk mengimplementasikan instruksi tersebut.

“Salah satu langkah yang sedang dan akan dilakukan adalah mentransformasikan Balai Latihan Kerja (BLK). Transformasi ini kami terapkan tidak hanya pada BLK UPTP Kemnaker seperti BLK Sorong, namun juga di BLK UPTD milik pemerintah daerah,” kata Ida dikutip dari Detikcom, Sabtu (4/9/2021).

Selain itu, Kemnaker juga mendorong pembangunan BLK Komunitas di Papua dan Papua Barat. Langkah tersebut untuk mendekatkan akses pelatihan vokasi pada masyarakat, terutama mereka yang jauh dari BLK atau LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) yang ada.

Saat ini, Tim Kemnaker telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholders ketenagakerjaan di Papua dan Papua Barat. “Setiap tahun kami memprioritaskan 25 BLK komunitas dapat terbangun baik di Papua maupun Papua Barat,” katanya.

Untuk mendukung pembangunan BLK komunitas, Kemnaker juga menggandeng berbagai komunitas, terutama komunitas adat dan agama. Itu merupakan upaya percepatan pembangunan BLK komunitas di kedua wilayah.

Staf Khusus Menaker, Caswiyono Rusydie menyampaikan pihaknya akan berdialog dan berkomunikasi secara intens dengan berbagai komunitas di Papua dan Papua Barat.

“Kemnaker akan berkolaborasi dengan komunitas agama dan adat di Papua dan Papua Barat, dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di kawasan Indonesia Timur,” katanya.

Selain meningkatkan kompetensi SDM melalui pelatihan vokasi, Kemnaker akan menyiapkan program pendukung lainnya. Salah satunya dengan bekerja sama dengan dunia usaha dan industri terkait penyerapan tenaga kerja.

“Seperti mengembangkan tenaga kerja mandiri, mengembangkan perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan, serta berkolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri untuk penyerapan tenaga kerja,” pungkasnya.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Detikcom

Comments
Loading...