Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Intip Bus Super Executif PO Shantika yang Bikin Penumpang Otomatis Jaga Jarak

Bus Super Executive Social Distancing milik PO Shantika. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Perusahaan Otobus (PO) Shantika mempunyai armada bus yang khusus membuat para penumpangnya jaga jarak. Bus social distancing ini diluncurkan saat pandemi mulai merebak, agar mencegah penularan Covid-19 saat perjalanan.

Bus ini diberi nama Super Executive Social Distancing. Bus yang dibuat awal Maret 2020 silam itu sengaja didesain agar mengikuti kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak.

Pengamatan MURIANEWS, seat penumpang di dalam bus dibuat berjarak. Satu deret ada tiga kursi yang ditata dengan kombinasi satu-satu-satu. Tiap-tiap kursi diberi jarak 30 sentimeter.

“Kami juga punya unit bus Super Executive Social Distancing dengan seat satu-dua,” kata Manajer Operasional PO Shantika Hartotok Priyo Wiyono, Sabtu (4/9/2021).

Pria yang akrab disapa Priyo itu menyebut, pihak PO Shantika tidak akan mengubah tatanan seat meskipun nantinya pandemi berakhir.

Interior Bus Super Executive Social Distancing yang bikin penumpangnya jaga jarak. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Menurutnya mempertahankan seat social distancing justru akan menjadi keunikan sendiri. Terlebih menurut pria dua anak itu, bus Super Executive Social Distancing menjadi satu-satunya yang ada di kawasan Muria Raya.

Priyo melanjutkan, bus Super Executive Social Distancing dengan rute Jepara ke Jabodetabek itu cukup diminati masyarakat. Harga tiketnya dirasa terjangkau, yakni sebesar Rp 230 ribu.

“Terutama penumpang yang tidak suka desak-desakan, bus ini jadi pilihan. Di sini hanya ada 20 seat saja dan berjarak. Seatnya memang sedikit supaya penumpang lebih nyaman,” terangnya.

Soal fasilitas yang didapat, tempat duduk penumpang itu terdapat meja yang dapat dilipat. Meja itu bisa digunakan untuk meletakkan laptop maupun sebagai tempat untuk makan.

Baca:Bus Keluarga Wartono yang Kini Jadi Ikon Perusahaan Rokok Sukun 

Selain itu di seat terdapat sandaran untuk punggung yang bisa diatur sesuai keinginan. Selain itu, juga terdapat sandaran kaki.

Berbicara soal fasilitas lainnya yakni terdapat AC, TV, toilet, selimut, dan bantal. Lalu ada WiFi, tiga unit CCTV, area smoking, dan bagasi.

Manajer Operasional PO Shantika, Hartotok Priyo Wiyono duduk di seat Bus Super Executive Social Distancing. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Tak ketinggalan, penumpang juga diberi kesempatan untuk me-review bus Super Executive Social Distancing itu. Caranya dengan scanning barcode review yang terdapat di dekat jendela bus.

Lewat barcode itu penumpang bisa memberikan kritik dan saran. Selain itu bisa juga menjadi member PO Shantika.

Bus Super Executive Social Distancing menggendong mesin Mercedes-Benz seri OH 1626, yang mempunyai tenaga cukup kuat.

Baca: Turbodiesel Enam Silinder dari Mercedes Jadi Dapur Pacu Andalan Dream Bus Sukun

Desain bus dibuat oleh karoseri Adi Putro. Bus ini juga menggunakan air suspension (suspensi udara). Sehingga meminimalisir goncangan saat perjalanan.

“Kalau ada goncangan tetap nyaman. Tidak sampai bergoncang dan bersuara kriyet-krkyet,” jelas Priyo.

Saat ini pihak PO Shantika memiliki empat unit Bus Super Executive Social Distancing dengan tatanan seat satu-satu-satu sebanyak empat unit. Masing-masing dibeli seharga Rp 2 miliar.

Sedangkan untuk seat satu-dua juga tersedia empat unit. Dia berharap bus Bus Super Executive Social Distancing dapat membuat penumpang menjadi nyaman. Selain itu dapat memfasilitasi privasi pelanggan.

“Harapannya bisa menambah pelayanan yang terbaik bagi penumpang,” harapnya.

 

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...