Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Puluhan Nakes Akan Dikirim ke Karimunjawa, Tapi Bukan Piknik Lho

Pelaksanaan vaksinasi di Karimunjawa beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Puluhan tenaga kesehatan (nakes) dari daratan Kabupaten Jepara, akan dikirim ke Kepulauan Karimunjawa. Namun mereka dikirim bukan untuk berwisata atau piknik, melainkan untuk membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di pulau tersebut.

Percepatan vaksinasi di Karimunjawa diniatkan untuk mempercepat pembukaan wisata secara penuh di sana. Sehingga, diharapkan roda perekonomian masyarakat bisa berputar lebih cepat lagi.

Namun, pemerintah menghadapi sejumlah kendala. Antara lain minimnya nakes dan terbatasnya akses ke pulau-pulau di luar Pulau Karimun Besar. Setidaknya membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menuju pulau-pulau itu.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Muh Ali mengatakan, pihakanya akan mengirim tambahan nakes dari daratan Jepara ke Karimunjawa. Harapannya, percepatan vaksinasi bisa tercapai sesuai target.

“Pekan depan kita akan kirim tambahan nakes ke Karimunjawa. Memang di sana kekurangan nakes, sehingga vaksinasi tidak bisa berjalan cepat,” kata Muh Ali, Sabtu (4/9/2021).

Baca: Wisatawan Mengeluh, Kapan Penerbangan Karimunjawa Dibuka Lagi? 

DKK Jepara berencana mengirim tujuh tim. Masing-masing tim berisi lima orang nakes. Rencananya, satu tim tersebut ditarget bisa menyuntikkan vaksin Covid-19 sebanyak 250 orang dalam sehari.

Digadang-gadang, dalam tiga hari tujuh tim tersebut bisa bisa menyuntik 3.900 orang.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan vaksinasi 70 persen dari jumlah seluruh penduduk Kepulauan Karimunjawa. Target warga yang divaksin sebanyak 8.624ribu.

Hingga pekan ini, warga yang sudah tervaksinasi dosis pertama sebanyak 4.728 orang. Sedangkan, yang tervaksin dosis kedua baru 2.185 orang.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...