Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Banyak Guru Sulit Dihubungi untuk Tuntaskan Vaksin, Ini Langkah Disdik Kudus

Seorang warga mendapatkan vaksin Covid-19 baru-baru ini. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat ada 300-an guru dan tenaga kependidikan yang belum menuntaskan vaksin dosis dua. Petugas kesehatan kesulitan menghubungi para guru tersebut.

Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Afri Sofianingrum mengatakan, pihaknya juga telah mendapatkan laporan tentang hal ini.

“Memang ada (guru yang belum divaksin dosis dua, red), itu guru SD laporan dari puskesmas.  Informasinya memang sudah sampai dihubungi tapi tidak datang. Memang ada yang trauma, takut, tapi ada juga yang sakit. Tapi banyak yang sudah tuntas, ” katanya, Jumat (3/9/2021).

Ia menyebut, pihaknya telah melakukan tindakan mengenai hal ini. Pihaknya berkoordinasi dengan masing-masing koordinator wilayah (korwil) agar mendorong para guru untuk menuntaskan vaksinasi.

Mereke didorong untuk segera datang ke puskesmas agar bisa disuntikan dosis dua agar lebih maksimal.

Disdikpora Kudus mencatat, hingga akhir Agustus 2021 lalu sudah ada 3.554 atau 76 persen guru dan tenaga pendidik tingkat SD yang telah tervaksin dari total sasaran 4.675.

Kemudian, di tingkat SMP sudah ada 1.497 atau 86 persen guru dan tenaga pendidik di tingkat SMP yang telah tervaksin dari total sasaran 1.745 orang.

“Itu yang sudah ada tambahan lagi, tapi belum direkap datanya. Yang memang belum itu ada yang karena sakit, hingga punya komorbit, ” pungkasnya.

Baca: Vaksin Belum Tuntas, Ratusan Guru di Kudus Justru Sulit Dihubungi

Sebelumnya diberitakan, Kasi Surveilans dan Imunisasi DKK Kudus Aniq Fuad menyebut, ada ratusan guru yang sudah mendapatkan dosis pertama, namun belum mendapatkan dosis kedua.

Hal tersebut mencuat setelah dirinya mendapatkan laporan dari masing-masing Puskesmas yang ada di Kudus.

“Kalau jumlahnya ada ratusan (guru yang belum tuntas divaksin, red), sekitar 300-an ada yang tersebar di setiap puskesmas,” katanya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...