Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polisi Buru Mafia Pupuk Bersubsidi di Pati

Polisi menunjukkan barang bukti berupa pupuk bersubsidi (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Polres Pati saat ini tengah memburu mafia pupuk bersubsidi. Hal itu lantaran kelakuan mereka sangat meresahkan para petani.

Pupuk bersubsidi yang sedianya diberikan kepada petani yang sudah masuk dalam Rencana Definitif kebutuhan Kelompok  (RDKK) tani, malah diselewengkan.

Wakapolres Pati Kompol Sumiharta mengatakan, setidaknya sudah ada empat kasus penggelapan pupuk bersubsidi yang ditangani oleh Polres Pati. Tiga diantaranya sudah P21 atau berkas sudah dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pati.

Tiga kasus tersebut terungkap pada 5 Maret 2021. Tempat kejadian perkara (TKP) masing-masing di Jalan Raya Jakenan-Winong turut Desa Bumiharjo Kecamatan Winong, Desa Rejoagung RT 2 RW 3 Kecamatan Trangkil, dan Desa Porangparing Kecamatan Sukolilo.

“Ketiga kasus tersebut sudah P-21, tinggal menunggu proses pengadilan. Tersangka dan barang bukti sudah kami serahkan ke kejaksaan,” jelasnya.

Baca: Mafia Penggelapan Pupuk Bersibsidi di Pati Dibekuk Polisi, 7,2 Ton Pupuk Diamankan

Adapun satu kasus lainnya baru terungkap pada 25 Agustus lalu di Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo. Namun, untuk kasus tersebut diakuinya masih dilakukan pengembangan untuk menangkap lebih banyak mafia pupuk lainnya.

Dia juga meminta pada segenap lapisan masyarakat untuk turut membantu pengawasan distribusi pupuk bersubsidi.

“Daerah kita pertanian, cukup banyak membutuhkan pupuk, baik bersubsidi maupun tidak. Dari sekian banyak itu ada sekitar 12 distributor dan 391 pengecer. Ini sangat sulit pengawasannya apabila masyarakat tidak bahu membahu saling membantu,” katanya.

Baca: Pesulap Demian Gagal Syuting Kisah Misteri di RSK Tayu Pati

Meski demikian, ia memastikan polisi terus melakukan pengawasan. Tempat-tempat distribusi pupuk bersubsidi sampai pengecer selalu diawasi.

Ia menyakini tidak tertutup kemungkinan bahwa masih ada pelaku penyelewengan pupuk bersubsidi yang belum diketahui gerak-geriknya. Mereka inilah yang tengah diburu.

“Kami mengimbau pada saudara-saudara kita yang jadi pengecer (pupuk bersubsidi), jangan salahgunakan kewenangan Anda untuk mencari keuntungan,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...