Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sakit Hati Pertunangan Dibatalkan, Pemuda di Batang Nekat Bunuh Sang Mantan di Kamar Mandi

Polres Batang saat melakukan jumpa pers terkait pembunuhan gadis cantik yang dibunuh mantan tunangan. (Polres Batang)

MURIANEWS, Batang – Polres Batang bersama Polda Jateng berhasil meringkus pelaku pembunuhan seorang gadis cantik bernama Penta Febrilia (24) yang ditemukan membusuk di dalam kamar mandi pengolahan ikan di Desa Karang Widoro.

Di luar dugaan, pelaku ternyata mantan tunangan korban bernama Sali Saiful (24) warga RT 5 RW 6, Desa Klidanglor, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka mengatakan, pembunuhan tersebut diduga kuat karena pelaku sakit hati setelah  korban memutuskan pertunangan secara sepihak.

“Motifnya balas dendam karena pelaku dan korban sudah bertunangan. Tapi, korban memutuskan pertunangan itu secara sepihak,” ujar Kapolres Batang saat jumpa pers, Jumat (3/9/2021).

Edwin mengungkapkan pelaku membunuh korban di kamar mandi di tempat kerja korban. Yakni di kantor pengolahan ikan yang terletak di RT 1 RW 6, Desa Karang Widoro, Karangasem Utara, Batang, pertengahan Juni lalu.

Dari hasil penyelidikan, diketahui jika korban dibunuh dengan cara dicekik dengan handuk. Pelaku kemudian meninggalkan mayat korban di kamar mandi tersebut. Mayat korban baru ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan dua hari setelah kejadian, atau 14 Juni 2021.

“Dua hari setelah itu [pembunuhan] barulah ada tanda-tanda dari warga yang mencium bau tidak enak. Setelah pintu kantor dibuka ditemukan sosok mayat perempuan,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani mengapresiasi pengungkapan kasus tersebut. Apalagi dalam pengungkapan kasus tersebut, Pores Batang dan Resmob Polda Jateng saling bahu membahu untuk mencari jejak pelaku hingga dua bulan.

“Kerja keras Polres Batang dan Resmob Polda Jateng selama dua bulan akhirnya membuahkan hasil. Pelaku berhasil ditangkap beserta alat bukti,” ujarnya.

Atas aksi kejahatan tersebut, pelaku pun dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat 3 KUHP. Pelaku diancam hukuman penjara selama delapan tahun.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...