Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Aparat Pemerintah di Kudus Diminta Nglarisi UMKM Setempat

Bupati Kudus HM Hartopo mengunjungi pelaku UMKM. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mengunjungi sejumlah pelaku usaha menengah kecil mikro (UMKM) di beberapa titik di Kota Kretek, Jumat (3/9/2021). Mulai dari industri makanan hingga industri tekstil dan batik.

Dalam tinjauannya, Hartopo pun menyebukan UMKM di Kabupaten Kudus mulai mengalami pengembangan dan memiliki potensinya masing-masing. Tinggal bagaimana pemerintah desa maupun kecamatan untuk memberdayakannya.

Salah satunya dengan berbelanja atau nglarisi dagangan UMKM yang ada di daerahnya masing-masing.

“Seperti di salah satu sentra batik di Desa Karangmalang tadi, itu tadi bisa kecamatan atau desanya pesan dari sana, tak perlu pesan ke desa lain, itu juga salah satu bentuk dukungan dari pemerintah,” kata Hartopo di sela kunjungannya.

Pemerintah daerah sendiri, lanjut Hartopo tentunya tetap akan membantu pemulihan ekonomi walau progam-progamnya masih terbatas. Mulai dari pelatihan keterampilan hingga pencetakan wirausahawan baru.

“Nanti dari Disnaker juga diupayakan untuk memberikan bantuan sarpras pada para pelaku usaha yang telah mendapat pelatihan,” sambungnya.

Baca: PPKM Diperpanjang, Bupati Kudus Didesak Perintahkan ASN Belanja di Pedagang Kecil

Hanya, ketika nanti sudah mendapat pasarnya masing-masing Hartopo pun berpesan untuk tetap menjaga mutu, bukan malah mengurangi mutunya. Sehingga para pelanggan tetap setia dengan produk yang ditawarkan.

“Dinaikkan saja harganya sedikit sesuai dengan spesifikasi bahannya, jangan diturunkan,” jelas dia.

Sementara salah satu pelaku UMKM konveksi di Desa Padurenan, Gebog, Kudus Abdul Rouf mengatakan pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan promosinya selama masa pandemi Covid-19.

Yakni dengan cara pemasaran online dan offline. “Memang di awal sempat terdampak karena banyak yang off, namun sekarang sudah mulai beranjak naik pesanan juga makin naik,” kata dia.

Pihaknya pun berharap, dengan status Kudus yang kini berada di level 2 PPKM, pertumbuhan ekonomi bisa semakin jalan. Sehingga sektor-sektor lainnya juga turut berkembang.

 

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...