Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Masih Terapkan PJJ, Ternyata Ini Alasan SMA/SMK di Karanganyar Belum Ajukan Simulasi PTM

Gubernur Ganjar Pranowo meninjau simulasi PTM di SMAN 1 Ungaran. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Karanganyar — Turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 4 ke Level 3 di kabupaten Karanganyar ternyata tak membuat SMA dan SMK segera mengajukan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Di luar dugaan SMA dan SMK tersebut ternyata masih memprioritaskan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal itu dilakukan lantaran ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA di Karanganyar, Bagus Nugroho mengatakan, hingga saat ini pihak sekolah masih menunggu surat edaran pasti dari Disdikbud Provinsi Jateng terkait persyaratan pelaksanaan simulasi PTM.

“Kami masih belum menerima edaran pasti terkait usulan PTM. Jadi kami masih belum berani bertindak untuk pengajuan karena belum tahu syaratnya seperti apa nanti. Jadi kami saat ini masih menjalankan sistem PJJ untuk pembelajaran di sekolah,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Kamis (2/9/2021).

Ketua MKKS SMK Karanganyar, Setiyono, menguraikan belum ada SMK di Karanganyar yang mengajukan permohonan simulasi PTM. Pihaknya masih mengedepankan sistem PJJ untuk saat ini.

“Jadi nanti kemungkinan kalau PTM sudah boleh ya kami untuk teori tetap PJJ. Tapi kalau praktik nanti bisa menggunakan PTM dengan sangat terbatas. Tapi untuk saat ini memang belum ada SMK di Karanganyar yang mengajukan untuk simulasi,” terang dia.

Secara terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jateng, Sunarno, membenarkan belum ada SMA maupun SMK yang mengajukan permohonan simulasi PTM.

Namun, dia menjelaskan Disdikbud Jateng sudah memperbolehkan adanya pengajuan PTM untuk SMA dan SMK mengikuti turun levelnya aglomerasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Soloraya menjadi level 3.

“Sudah, sebenarnya sudah ada edarannya juga. Sudah dibolehkan untuk pengajuan PTM bagi sekolah yang sudah simulasi dan pengajuan simulasi untuk yang sebelumnya belum melakukannya. Nanti permohonan akan kami verifikasi dulu sebelum kami izinkan. Jadi saat ini sudah kami persilakan sebenarnya,” imbuh dia.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...