Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasukan Ini Akan Turun Tangan Jika Pati Terjadi Penjarahan dan Anarkisme

Suasana simulasi pengamanan penjarahan oleh Polres Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Dua orang tidak dikenal, tiba-tiba membuat kerusuhan. Bahkan keduanya sempat melemparkan baru ke arah kerumunan orang yang tengah mengikuti kampanye hingga membuat luka.

Tak lama kemudian, Sat Resmob Polres Pati menangkap dua pelaku tersebut dan kemudian diamankan ke Mapolres. Keduanya merupakan anggota tim kampanye lawan yang hendak memprovokasi pesetya kampanye.

Sehari setelah kejadian, puluhan orang yang merupakan teman dari dua provokator mendatangi mapolres. Mereka meminta agar dua temannya itu dibebaskan.

Belum sampai keduanya dibebaskan, puluhan orang itu malah berlaku anarkis di Halaman Mapolres Pati. Namun, mereka berhasil dipukul mundur oleh pengendalian masa (Dalmas). Mereka pun langsung pulang.

Namun, pada saat pulang itu,mereka malah melakulan aksi penjarahan di jalan. Hingga pengguna jalan takut untuk melintas.

Kemudian datanglah pasukan dari Timsus Pasopati Polres Pati untuk mengamankan puluhan orang yang melakukan penjarahan tersebut.

Dalam pengamanan tersebut, terdapat beberapa orang yang melakukan perlawanan. Namun, mereka berhasil dilumpuhkan lalu digiring ke mapolres.

Setelah dilakukan penyelidiman, timsus Pasopati bergerak ke rumah dalang dari aksi penjarahan tersebut. Sang provokator kemudian dibekuk dan dibawa ke mapolres.

Namun itu semua hanya skenario dalam simulasi penanganan kejadian dengan eskalasi tinggi. Tim Khsusu Pasopati ini  memang disiapkan untuk mengatasi jika terjadi anarkisme dan penjarahan.

Kegiatan ini merupakan tahapan terakhir yang dilakukan oleh anggota Timsus Pasopati yang mana sebelumnya mereka telah melakukan pelatihan selama sepuluh hari.

“Kita laksanakan pelatihan penanganan aksi unjuk rasa. Kemudian kegiatan penanganan kejadian kejahatan eskalasi tinggi. Ini merupakan hasil pelatihan yang dilaksanakan bersama antara Polres Pati dan Kompi Brimob Pati yang sudah dilaksanakan selama 10 hari,” kata Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, Kamis (2/9/2021).

Kapolres menjelaskan, guna menjaga situasi kamtibmas, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dari setiap pelaksanaan kegiatan pelatihan.

“Kemudian dilakukan terus menerus peningkatan sumber daya manusia khususnya Satsamapta Polres Pati yang hari ini sudah dibentuk Timsus Pasopati yaitu penjaga kamtibmas dan kondusifitas Pati yang tentunya tugas dan tanggungjawabnya memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan pada masyarakat Pati,” jelasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...