Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ada Siswa di Kudus Tak Mau Divaksin Covid, Ini Sebabnya

Kepala SMP Al-Ma’ruf Kudus H Miftah dan Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad mendampingi vaksinasi siswa. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mendapat laporan masih adanya siswa atau pelajar di Kudus yang menolak untuk divaksin Covid-19. Hal tersebut diketahui setelah Kabupaten Kudus mulai menggenjot vaksinasi remaja usia 12-17 tahun di masing-masing sekolahan.

Kasi Surveilans dan Imunisasi DKK Kudus Aniq Fuad membenarkan adanya beberapa siswa yang tidak mau divaksin. Hal tersebut dikarenakan ada orang tua siswa yang tidak mengizinkan putra/putrinya untuk menerima vaksin dengan jenis Sinovac itu.

“Permasalahanya, masih ada miss komunikasi antara orang tua dan siswa, ada siswa yang tidak mau divaksin karena tidak diizinkan oleh orang tuanya,” katanya, Kamis (2/9/2021).

Padahal, lanjut dia, vaksinasi sendiri sangatlah perlu dilakukan untuk membentuk antibodi agar lebih kuat dan menghindarkan kemungkinan terburuk yang diakibatkan terpapar Covid-19.

“Ini juga untuk menumbuhkan kekebalan kelompok atau herd immunity di sekolahan. Vaksin itu bukan obat, tapi untuk membentuk antibodi agar terhindar dari kemungkinan terburuk, ” ucapnya.

Baca: Satu SMP di Kudus Tolak Siswanya Divaksin Covid, Ini Alasannya

Pihaknya pun tak menampik jika masih adanya masyarakat yang hingga kini belum percaya adanya Covid-19 yang memang tidak terlihat. Padahal secara ilmiah Covid-19 memang benar-benar ada.

“Sampai saat ini memang masih banyak yang pro-kontra mengenai Covid-19 ataupun vaksin. Ada yang percaya ada yang tidak,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menyebut, masih perlunya penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat tentang Covid-19 atau vaksinasi dari berbagai sektor. Baik dari unsur kesehatan, instansi, TNI-Polri hingga tokoh-tokoh masyarakat.

“Kami memang harus lebih bekerja keras untuk mengedukasi masyarakat tentang Covid-19. Begitu juga tentang kegunaan vaksin,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: S Budi Santoso

Comments
Loading...